15 Fakta mengerikan sindikat pemburu ginjal manusia di Jawa Barat

organ-ginjal

Berawal dari kasus pencurian, Bareskrim Polri akhirnya berhasil membongkar sindikat pemburu ginjal manusia di kota kembang Bandung, Jawa Barat. Untuk satu ginjal manusia yang dibeli dari pendonor yang rata-rata warga miskin dihargai Rp 70 juta. Ginjal tersebut kemudian ditawarkan kepada warga asing dan juga warga Indonesia yang punya duit dengan harga Rp 300 juta.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap pencuri berinisial HL yang ternyata adalah korban pendonor ginjal. Kepada polisi, HL mengaku menjual ginjal Rp 70 juta. Namun, uang tersebut malah habis digunakan untuk berobat dan perawatan di rumah sakit pasca operasi transplantasi ginjal. Dari keterangan HL, polisi mengembangkan kasus tersebut dan berhasil menangkap tiga pelaku berinisial DD, AG, dan HS.

“Dia (HL) mencuri setelah uang Rp 70 juta hasil jual ginjal habis untuk biaya perawatan,” ujar Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Umar Surya Fana, dikutip dari Pojoksatu.id. Terkait dengan sindikat pemburu ginjal manusia, berikut 15 fakta mengerikan sindikat pemburu ginjal manusia di Jawa Barat yang berhasil dibongkar polisi.

1. Korban penjualan ginjal manusia di Jabar rata-rata pekerja kasar dari kalangan bawah, seperti sopir, petani, dan tukang ojek.

2. Korban penjualan ginjal manusia berasal dari Bandung, Garut, dan Soreang.

3. Sindikat pemburu ginjal manusia di Jabar beraksi selama satu tahun terakhir.

4. Selama satu tahun, sindikat pemburu ginjal manusia di Jabar sudah menjaring 15 orang.

5. Sindikat pemburu ginjal manusia di Jabar merayu warga miskin di Jabar untuk bersedia mendonorkan ginjalnya dengan harga Rp 70 juta.

6. Sindikat pemburu ginjal manusia menjual ginjal ke warga negara Indonesia dan warga negara asing, seperti Singapura dengan harag Rp 250 juta hingga Rp 300 juta.

7. Sindikat pemburu ginjal manusia melibatkan dokter ahli dan rumah sakit swasta di Jakarta.

8. Sindikat pemburu ginjal manusia melibatkan beberapa klinik kesehatan di Bandung.

9. Polisi telah menangkap 3 pelaku sindikat pemburu ginjal manusia, yakni DD, AG, dan HS.

10. Tersangka AG dan DD berperan sebagai pihak yang mencari calon korban penjualan ginjal manusia.

11. Tersangka HR berperan sebagai orang yang menjembatani melakukan operasi transpalantasi ginjal di sebuah rumah sakit di Jakarta.

12. Operasi transplantasi ginjal dilakukan pendonor dan penerima donor melalui dokter ahli ginjal.

13. Terbongkarnya sindikat pemburu ginjal manusia berawal dari kasus pencurian yang dilakukan pendonor ginjal berinisial HL.

14. HL mencuri karena uang hasil menjual ginjal sebesar Rp 70 juta habis digunakan untuk biaya pengobatan dan perawatan pasca operasi.

15. HL dijadikan sebagai whistle blower dan menjadi pelapor dalam sindikat pemburu ginjal manusia di Jabar.

loading...