3 Hal Terlarang Yang Tidak Boleh dilakukan Oleh Wanita Usai Bercinta, Bahaya!

seks-wanita

Aktivitas seksual adalah hal penting dalam pernikahan. Setelah bercinta, badan akan kembali rileks, utamanya setelah keduanya mencapai klimaks. Orgasme membuat otot-otot mengendur dan santai, sehingga banyak pasangan memilih untuk tidur atau bercengkerama ringan setelah melakukan “olahraga” kasur ini.

Keringat yang dikeluarkan saat berhubungan pun tak jarang membuat gerah dan ingin segera mandi setelah bercumbu. Namun tahukah Anda para wanita, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika selesai berhubungan dengan pasangan.

Sebuah hasil penelitian yang dikutip dari liputan6.com, Jumat (4/11/2016), menyebutkan bahwa seks bisa membuat vagina menjadi memar dan lebih mudah terinfeksi bakteri. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah melakukan seks. Berikut selengkapnya tiga hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah berhubungan seks:

Baca:   Kecanduan Seks, Wanita Ini Mengaku Bercinta Dengan 140 Pria

1. Mandi menggunakan sabun
Rasa gerah dan “lengket” yang ditimbulkan setelah berhubungan membuat beberapa wanita ingin segera membersihkan diri. Mandi menjadi salah satu pilihan untuk kembali menyegarkan badan. Namun, menggunakan sabun saat membasuh badan bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan, terlebih lagi untuk bagian daerah kewanitaan.

Zat kimia yang terkandung di dalam sabun dapat menyebabkan iritasi dan Anda bisa saja gatal-gatal atau alergi. Menurut seorang ahli penyakit kewanitaan atau ginekolog, Leslie E.f. Page, M.D., jaringan vagina yang terkena gesekan pelumas dan kondom memiliki reaksi yang berbeda dengan “lingkungan” setelah hubungan seks.

“Ketika jaringan vagina dilumuri gel pelumas, membengkak, dan terkena gesekan ketika bersetubuh, respons jaringan Ms. V terhadap lingkungan berubah. Biasanya, Anda akan menjadi lebih rentan terhadap infeksi,” kata Laslie.

Baca:   7 Hal Yang Membuat Gairah Seks Wanita Menurun dan Malas Bercinta

“Kelamin perempuan merupakan organ yang dapat ‘bersih sendiri’ dan membutuhkan perlakuan yang sangat lembut. Jadi jika Anda tidak akan memasukkan sesuatu ke dalam mulut Anda, maka jangan masukan benda tersebut ke dalam atau sekitar vagina Anda,” tutur dokter ahli penyakit kelamin itu.

Walaupun begitu, jika Anda tetap merasa perlu mandi, maka jangan gunakan sabun. Bilaslah badan dan bagian kelamin dengan lembut menggunakan air bersih.

2. Berendam dalam air hangat
Berendam di dalam air hangat bersama dengan pasangan sehabis berhubungan intim memang terdengar menyenangkan dan romantis. Namun hal tersebut akan menjadi “mimpi buruk” bagi vagina Anda para perempuan.

“Ketika vulva (kelamin wanita) membengkak akibat interaksi seksual, ‘pintu’ menuju vagina akan terbuka yang artinya Anda menjadi sangat rentan terserang infeksi,” kata Laslie.

Baca:   Hati-Hati, Foto Selfie Sebabkan Pikun Pada Usia Muda, Loh!

“Jika Anda dan pasangan berada di dalam bak air panas bersamaan, bakteri yang dikeluarkan dari kulit dan anus pasangan akan dengan mudah masuk ke dalam vagina,” tambah ginekolog itu.

3. Menahan Pipis
Beberapa orang mengatakan bahwa pipis setelah bercumbu merupakan hal yang hanya dilakukan oleh istri zaman dulu. Namun ternyata ini sangat penting. Pipis membantu membersihkan bakteria yang mungkin masuk ke dalam vagina saat melakukan seks.

Jadi setidaknya pipislah dalam kurun waktu satu jam setelah berhubungan intim. Tapi tetap ingat, jangan membasuh vagina dengan menggunakan sabun saat buang air kecil setelah berhubungan seks.

loading...