3 Ungkapan depresi Jessica meski terlihat tenang

jessica-kumala-wongso

Status Jessica Jumala Wongso yang tadinya hanya sebagai saksi, kini sudah ditingkatkan menjadi tersangka oleh polisi atas tewasnya Wayan Mirna. Dia ditangkap di Mangga Dua, Jakarta Utara pada Sabtu 07.45 WIB. Saat ditangkap, Jessica hanya diam tanpa ada pelawanan. Jessica pun menjalani pemeriksaan secara maraton dan polisi akhirnya memutuskan untuk menahannya hinnga 20 hari ke depan.

Meski terlihat tenang, Jessica mengaku depresi dalam menghadapi kasus ini. Bahkan kehidupannya terganggu sejak dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi. Sudah 5 kali ia menjalani pemeriksaan tersebut. Dikutip dari Liputan6, berikut ini ada 3 ungkapan Jessica yang menggambarkan tentang kegelisahanya saat melakukan wawancara secara live di TV.

Baca:   Perpanjang SIM bisa online mulai 27 September 2015

1. “Saya tertekan”
Meski kerap terlihat tenang dan mengumbar senyuman, Jessica Kumala Wongso ternyata merasa tertekan. Merasa terus dipantau. “Saya dan keluarga tertekan. Kalau saya sendiri enggak apa-apa, tapi kalau orangtua saya kebawa-bawa, tidak adil. Rasanya kayak dipantau di rumah sendiri, ke mana-mana susah,” ucap Jessica dalam sebuah wawancara. Pernyataan Jessica ini disampaikan sehari sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Jessica ditetapkan menjadi tersangka pada Jumat malam kemarin pukul 23.00 WIB.

2. “Saya Marah dan Cemas”
Banyak yang tidak tahu apa sebenarnya perasaan Jessica Kumala Wongso. Apalagi dalam kasus kematian temannya, Wayan Mirna Salihin (27), tidak terlihat raut sedih di wajah Jessica. Padahal ternyata, perempuan jebolan universitas di Australia ini mengaku perasaannya campur aduk mendapatkan tudingan miring dalam kasus Mirna.

Baca:   Misteri hilangnya celana Jessica Wongso, teman minum kopi Wayan Mirna

“Kesal. Lebih ke arah marah dan kecemasan dan sedih. Campur jadi satu. Kok saya kehilangan teman, kok satu negara curiga sama saya,” ucap Jessica dalam wawancara bersama beberapa TV Swasta, Kamis 28 Januari 2016. Pernyataan Jessica ini disampaikan sehari sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin pada Jumat malam. Jessica kemudian ditangkap pada Sabtu (30/1/2016) pukul 07.45 WIB.

3. Stres
Sehari sebelum dijadikan tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso sempat mencurahkan keluh kesah bahwa berurusan dengan hukum membuat ibunya, Imelda Wongso, dan ayahnya, Winardi Wongso, menjadi stres. Terlebih, ayah Jessica yang memang sudah sakit-sakitan sejak lama. “Ortu (orangtua) jelas stres karena masalah ini. Apalagi kan tahu sendiri omongan orang-orang tentang gue. Kalau bokap emang sakit-sakitan,” ucap Jessica.

Baca:   Fakta-Fakta Polwan Tidur Beralaskan Kardus Yang Bikin Heboh

Hal itulah, ujar Jessica, membuat ia dan orangtuanya meninggalkan rumah mereka untuk sementara. Perempuan berusia 27 tahun itu menganggap banyak wartawan yang ‘meneror’ di depan rumahnya. “Makanya kita milih sementara di hotel saja dulu daripada nanti makin stres,” imbuh dia. Jessica menuturkan, kedua orangtuanya adalah sosok yang paling membuatnya tegar menghadapi kasus ini. “Mereka enggak boleh sakit. Kalau sakit, yang nguatin gue siapa?”

loading...