4 Hal Mengejutkan Yang Dilakukan Dimas Kanjeng Sebelum Gandakan Uang, Bikin Geleng-Geleng Kepala

 

dimas-kanjeng

Dimas Kanjeng Taat Pribadi bikin heboh publik karena mengaku bisa menggadakan uang. Namun, sebelum melakukan aksinya menggadakan uang disebutkan bahwa ternyata Dimas kanjeng sudah mempersiapkan segala macam peralatan yang akan digunakannya. Adapun perlengkapan-perlengkapan yang digunakan Dimas Kanjeng saat menggandakan uang, dilansir dari JawaPos.com, Jumat (30/9/2016) sebagai berikut:

1. Tiga Jubah Besar
Sebelum menjalani aksinya, Dimas Kanjeng disebut tak pernah lupa memakai jubah besarnya yang masing-masing berwarna hitam dan kuning. Diakui Dimas Kanjeng, jubah besar ini ia dapatkan dari tukang jahit di Probolinggo. Ia selalu memesan jubah tersebut. Jubah itu pun telah dirancang khusus. Ada dua saku jumbo di bagian belakang yang masing-masing bisa memuat uang hingga Rp 200 juta.

Baca:   Sebelum Meninggal, 'Bunda' Setor Rp200 Miliar ke Dimas Kanjeng untuk Dijadikan Rp18 Triliun

2. Kantong Emas
Perlengkapan berikutnya ialah kanton emas. Kain ini memiliki warna merah dan besarnya hanya segenggam tangan orang dewasa. Meski ukurannya tidak besar, kantong emas ini memiliki harga yang cukup mahal sekitar Rp 10 juta.

3. Dapur ATM
Dapur ATM yang dimaksud adalah sebuah kotak kayu yang di dalamnya terdapat tulisan Arab. Cara kerjanya sendiri, pengikutnya hanya cukup meletakkan uang Rp 10 ribu di tulisan Arab, lalu dimasukan ke dalam plastik dan dimasukan ke dalam kotak kayu. Dengan begitu, pengikutnya akan mendapatkan uang Rp 5 juta setiap hari. Namun Faktanya, salah besar. Polisi yang menyita kota seharga Rp 250 itu mengaku tidak pernah melihat ada uang yang muncul dari dalam kotak tersebut.

Baca:   Unggah Video Seksi ke Youtube, Penari Perut Mesir dipenjara 1 Tahun

4. Bolpoin Laduni
Perlengkapan terakhir ialah bolponi laduni. Benda ini dijanjikan dapat membuat si pemilik langsung menguasai tujuh bahasa asing. Tapi semua itu hanya palsu belaka, polisi yang memegang tidak merasakan perbedaan dalam penguasaan bahasa asing.