4 Kematian Paling Menyeramkan, Selain Serangan Jantung

kematian menyeramkan

Selama ini Anda mungkin beranggapan bahwa kematian mendadak hanya disebabkan oleh penyakit jantung. Tapi, ternyata bukan hanya itu, seorang manusia yang tampak sehat bugar bisa mendadak meninggal akibat penyakit lain, kecelakaan dan kondisi-kondisi tertentu. Seperti dilansir laman Listverse, Minggu (26/6/2016) empat hal tak terduga ini dapat menyebabkan kematian mendadak. Simak selengkapnya dibawah ini:

Takut pada air
Mungkin sebagian besar dari Anda tahu bahwa kucing adalah makhluk hidup yang paling enggan berdekatan dengan air, hal ini pun bisa berlaku pada manusia. Beberapa kasus membuktikan bahwa orang yang menderita rabies takut untuk mengonsumsi air. Virus rabies yang mengancam tubuh manusia dapat memicu kejang otot parah di sekitar tenggorokan, sehingga sebagian besar dari penderita rabies menyerah atau enggan minum air karena kesulitan menelan.

Ketikan tubuh kekurangan cairan ditambah virus rabies yang menyerang tubuh akan berakibat fatal dan menyebabkan kematian mendadak jika tak segera ditangani.

Baca:   Patung Ibu Menyusui Disamping Suami Jadi Viral, Memangnya Apa Yang Aneh?

Lupa bernapas
Beberapa kasus menunjukkan individu yang kesulitan atau bahkan lupa bernapas dapat menyebabkan tekanan pada tubuh, bahkan menyebabkan stroke dan hydrocephalus yaitu akumulasi abnormal cairan cerebrospinal di dalam otak. Cairan ini mampu meningkatkan tekanan sehingga dapat memeras dan merusak otak. Normalnya cairan otak itu diproduksi dan diserap dengan seimbang. Namun jika kondisi ini secara tiba-tiba menyerang maka penumpukan tekanan akan terjadi dan memungkinkan berakhir dengan kematian.

Testis terlalu besar
Bisakah Anda membayangkan bahwa penis lebih besar bahkan hampir menutupi sebagian besar dari tubuh? Ukuran besar pada penis yang tak normal, atau seperti kondisi yang disebut kaki gajah juga dapat merujuk pada kematian. Kaki gajah yang terjadi di samping alat kelamin akhirnya mempengaruhi organ vital dan sangat membahayakan.

Hal ini biasanya terjadi akibat infeksi parasit, terutama oleh cacing filaria, cacing gelang kecil, yang sering ditemukan pada tanah di Afrika. Cacing ini dapat masuk dan menembus kaki sehingga memblokir bagian dalam tubuh yang mengarah ke akumulasi air pada bawah kulit termasuk skrotum. Sedangkan pembengkakan penis terjadi akibat penyatuan darah yang terinfeksi cacing tersebut. Kondisi ini dapat segera disembuhkan bila ditemukan secara dini.

Baca:   Mengerikan! Wajah Bayi Ini Penuh Keriput Saat dilahirkan, Mirip Orang Lanjut Usia

Hypersexuality
Dorongan seksual yang terlalu tinggi akan menyebabkan masalah serius. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria, di mana pria mengalami ereksi yang berlangsung selama beberapa jam sehingga menyebabkan rasa sakit dan keinginan seks menjadi tinggi. Kondisi ini pun dapat dikatakan sebagai sindrom Kluver-Bucy, yaitu sebuah penyakit langka yang bisa terjadi kapan saja dan sulit untuk dikontrol.

Ketika darah di penis terperangkap dan tidak mampu mengalir normal ke seluruh tubuh, terjadi kondisi medis yang serius. Bahkan jika tidak segera diobati dapat mengakibatkan disfungsi ereksi permanen dan berujung kematian.