45 Tahun Hilang, 2 Pendaki Jepang ditemukan di Pegunungan Alpen

Gunung-Matterhorn

Pihak Kepolisian Valais, Swiss, mengatakan menemukan tulang belulang di ketinggian 2800 meter Gunung Matterhorn. Para pendaki yang sudah mengantongi daftar pendaki yang hilang sejak tahun 1925, langsung membawa tulang-tulang tersebut untuk dilakukan tes DNA. Dari daftar yang ada, diketahui bahwa 2 orang pendaki Jepang, Masayuki Kobayashi dan Michio Oikawa, dilaporkan hilang 45 tahun lalu.

Mereka hilang di pegunungan es Gunung Matterhorn saat badai salju melanda gunung setinggi 4.478 meter dari permukaan laut itu. Bersama konsulat Jepang di Swiss, kepolisisan Vallas mendapatkan hasil bahwa keduanya adalah pendaki Jepang yang hilang 18 Agustus 1970 saat ingin menaklukan Gunung Matterhorn.

Baca:   Jarang Terjadi, Pangeran Arab Saudi dihukum Mati Karena Bunuh Warganya

Sepatu-milik-pendaki-Jepang-yang-hilang-tahun-1970

Gunung ini merupakan bagian dari jajaran pegunungan Alpen. Matterhorn adalah puncak paling tinggi kedua dari gugusan gunung es itu. Pada hari Kamis, 6 Agustus 2015, kepolisian kota Valais, Swiss mengumumkan bahwa keduanya berasal dari Tokyo. Penemuan kerangka manusia banyak bermunculan sehubungan dengan mencairnya es di Pegunungan Alpen dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Baca:   Girls Band Ini Selalu Tampil Setengah Bugil diatas Panggung

Tahun 2013, tim SAR menemukan sisa tulang dan alat-alat pendakian milik Jonathan Convile dari Inggris yang dilaporkan hilang dari di tahun 1979. Penemuan serupa terjadi pada Oktober 2014, otoritas setempat menemukan tulang yang diketahui milik Bern Canton dari Ceko, ia dilaporkan tak terlihat lagi 40 tahun lalu.