5 Fakta tentang bibir vagina (labia) wanita

labia-wanita

Meskipun Anda sering melihatnya setiap hari, namun belum tentu Anda mengenal bagian tubuh yang satu ini. Bibir bagian bawah (labia) wanita ini adalah salah satu bagian tubuh wanita yang sangat penting. Bagian bibir bawah ini memegang peranan penting untuk melindungi mahkota gairah atau klitoris Anda. Meskipun begitu, tidak semua labia pada wanita memiliki bentuk yang sama. Dilansir Liputan6, berikut 5 fakta tentang labia (bibir vagina wanita) yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Labia menjaga kepentingan Anda
“Labia adalah bagian luar dari alat kelamin wanita,” ujar Sasan. Dan labia terdiri dari dua bagian: labia mayora (labia bagian luar) dan labia minora (labia bagian dalam, yang berada di dalam labia mayora). Bedanya? “Labia mayora lebih besar, lebih tebal, berada di sebelah luar, serta memiliki rambut,” jelas Sasan. Fungsi utama kedua labia ini sama: menjaga klitoris dan bukaan vagina dan uretra, tempat keluarnya air kencing, sambung Sasan.

2. Labia setiap wanita terlihat berbeda
Labia setiap wanita itu unik. Warna, ukuran, panjang, dan jumlah rambut bervariasi bagi setiap wanita. Bentuknya, kata Sasan, biasanya terlihat sama dua set bibir. Adakah labia yang abnormal? Sasan bilang hal ini biasanya jarang, tapi jika Anda merasa perih, mengalami iritasi atau rasa terbakar, atau terluka, Anda harus segera menghubungi ginekolog. Hal ini karena infeksi menular seksual atau kondisi kesehatan lain bisa jadi adalah penyebabnya.

3. Anda mungkin merasakan “panasnya”
“Beberapa wanita memiliki sensitivitas dan merasa terangsang bila labia minoranya tersentuh saat berhubungan seks,” ujar Sasan. Walaupun hal itu normal, tak semua wanita terangsang akibat sentuhan di area ini. Sasan mengingatkan, klitoris adalah sumber rangsangan dan orgasme Anda. Namun, saat terangsang, labia Anda akan membengkak karena aliran darah, dan bisa jadi terlihat lebih besar.

4. Labia menyusut itu normal
Seiring bertambahnya usia, sangatlah normal labia Anda mengalami sedikit perubahan, kata Sasan. Yang paling sering terjadi: karena berkurangnya hormon estrogen, labia Anda akan menyusut setelah menopause. Jangan terkejut jika labia Anda terlihat menipis saat Anda masih berusia 20-an. Ketika Anda selesai pubertas dan mulai bertambah usia, lemak subcutaneous yang berada di bawah kulit berkurang, termasuk di daerah kewanitaan Anda.

5. Anda bisa mengoperasi labia
Labia umumnya jarang memberi masalah, namun jika Anda memiliki labia yang terlalu besar dan kemudian mengganggu, labia Anda tersangkut di pakaian atau mengganggu kegiatan sehari-hari, ada prosedur bernama labiaplasty, ujar Sasan. Operasi ini dilakukan oleh ginekolog atau dokter bedah plastik dan membuat labia menjadi lebih kecil, sehingga lebih nyaman. Prosedur ini rupanya sedang digilai oleh para pesepeda wanita belakangan ini.

loading...