5 Hal Terlarang Yang Pantang dilakukan Pengguna Android

aplikasi-android

Saat Android merupakan smartphone yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Smartphone Android pun kini banyak digunakan dalam berbagai macam keperluan, entah itu untuk pekerjaan atau untuk bersenang-senang. Oleh karena itu, smartphone Android Anda harus selalu dalam kondisi prima saat digunakan. Oleh karena itu, jangan pernah melakukan hal-hal ‘terlarang’ justru bisa merusak smartphone Android Anda.

Dikutip dari Tekno Liputan6.com, Kamis (16/6/2016), berikut ini lima hal terlarang, yang tidak boleh dilakukan oleh pengguna smartphone Android. Simak ulasan lengkapnya dibawah ini:

1. Menggunakan task killer atau menutup aplikasi secara manual
Banyak dari kita yang menggunakan task killer atau menutup aplikasi secara manual dari recent app menu. Tanpa kita sadari, sebenarnya hal ini bisa membahayakan kinerja Android. Saat kita pertama kali membuka sebuah aplikasi, sebagian datanya tersimpan di RAM. Artinya, ketika kita membuka aplikasi untuk kedua kalinya, proses loading akan lebih cepat lantaran masih ada cache dari data sebelumnya yang tersimpan pada RAM.

Baca:   Pornstagram, Aplikasi Porno Yang Mirip Instagram

Kalau kamu menghapus aplikasi tersebut dari recent app menu atau menghapus cache, data yang disimpan di RAM juga akan hilang. Nah, jika kamu membuka aplikasi lagi, kamu harus memulai ulang proses ini.

2. Menggunakan lebih dari satu antivirus
Kalau kamu merasa memerlukan antivirus untuk Android kamu, penting diingat antivirus memakan sumber daya RAM dan baterai smartphone dalam jumlah besar. Aplikasi antivirus sesungguhnya merupakan aplikasi intensif yang berjalan sepanjang waktu di background. Memasang lebih dari satu antivirus tidak akan membuat ponsel Anda lebih aman. Oleh sebab itu, kalau kamu memutuskan menggunakan antivirus, pastikan kamu memilihnya dengan bijak. Selain itu, gunakan satu antivirus saja pada Android.

Baca:   Wow! Smartphone harga Rp 1 jutaan ini melebihi iPhone 6s

3. Jangan malas perbarui software!
Sistem operasi pada smartphone Android kamu perlu diperbarui secara berkala. Hal ini dimaksudkan untuk memperbaiki keamanan software. Karena itu, kalau kamu menerima notifikasi untuk memperbarui software, langsung lakukan pembaruan. Kamu juga bisa mengatur perangkat Android untuk otomatis memperbarui software. Dengan demikian, Android kamu bakal memiliki performa lebih baik dan efisien.

4. Jangan unduh aplikasi dari sumber tak jelas
File .APK Android dapat dimanipulasi dan menghadirkan software jahat yang menginfeksi Android. Pastikan selalu mengunduh aplikasi dari sumber yang jelas, seperti Google Play Store.

5. Jangan restart Android kamu!
Ada banyak kontroversi mengenai hal ini. Namun sebenarnya, restart Android seminggu sekali merupakan hal yang cukup sehat untuk dilakukan. Memori yang disimpan dan data cache temporer bisa dihapus karena tak lagi diperlukan.