5 Mitos paling populer terkait gerhana matahari total

gerhana matahari total

Pada zaman dulu, gerhana matahari total sering kali dikait-kaitkan dengan tradisi dan juga kepercayaan. Namun, saat ini hal itu tidak perlu lagi menjadi hal yang memusingkan. Masyarakat kini sudah lebih gembira dalam menyambut datangnya gerhana matahari total yang akan jatuh pada 9 Maret 2016. Sementara itu pemerintah pun memanfaatkan momen ini untuk mempromosikan tempat wisata di Indonesia kepada dunia karena sejumlah tempat di Indonesia terlewati momen gerhana matahari total.

Berikut 5 mitos populer terkait munculnya gerhana matahari total yang beredar di masyarakat zaman Dikutip dari Pojoksatu.id, Jumat 26 Februari 2016, berikut ulasan lengkapnya:

1. Gerhana matahari total bagi ibu hamil
Cerita takhayul yang berkembang di masyarakat bahkan dipercaya sebagian orang hingga kini jika wanita hamil untuk tidak keluar dari rumah selama gerhana matahari total berlangsung. Hal itu karena gerhana matahari total diyakini sebagai munculnya setan-setan.

Baca:   Kenapa Gerhana Matahari Total tahun 1983 dianggap mengerikan? ini alasannya...

2. Gerhana matahari total tanda munculnya makhluk aneh
Di Vietnam kuno, sejumlah orang mempercayai bahwa gerhana matahari total terjadi karena kodok raksasa makan matahari. Sementara di China, masyarakat meyakini naga muncul dan melahap matahari. Sedangkan di Eropa, kaum Viking menganggap serigala yang bertanggung jawab atas raibnya matahari. Selain itu, Cerita rakyat Korea percaya jika gerhana matahari terjadi karena matahari dicuri oleh anjing siluman.

3. Gerhana matahari total sebagai ulah iblis atau setan
Cerita dalam mitologi Hindu, pelayan iblis, Rahu dan Ketu, dipercaya sebagai penyebab gerhana karena mereka menelan matahari. Oleh karenanya beberapa kalangan beragam Hindu di Asia menyambut gerhana matahari dengan memukul kaleng dan kentongan atau membuat api unggun.

Baca:   Pria Ini Masturbasi di Perpustakaan Sambil Berfantasi Dengan Mentimun

4. Gerhana matahari total sebagai matinya kekuasaan raja
Tanda gerhana matahari total ternyata diidentikan dengan kematian Raja Henry di Inggris Raya. Pada 1133 masehi gerhana matahari total dipercaya sebagai petanda buruk bagi monarki atau kerajaan. Bangsa Babilonia langsung menempatkan pengganti raja saat gerhana masih terjadi untuk melindungi penguasa.

5. Gerhana matahari total sebagai tanda bencana
Bangsa di masa Yunani kuno percaya jika gerhana matahari merupakan tanda sebuah kerusakan atau bencana bagi negara. Bencana ini berarti bukti kemarahan Tuhan. Sementara di India mereka menganggap gerhana matahari total sebagai musibah karena bisa meracuni tanaman dan makanan yang mereka miliki.