5 Wanita cantik di Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Grace-Natalie

Partai politik kini tidak lagi identik dengan kaum pria saja. Seiring perkembangan zaman dan juga majunya demokrasi, para wanita pun tidak lagi hanya sebegai pelengkap didalam sebuah partai politik. Jika di PDI P ada ibu Megawati sebagai ketua umum partai, maka di PSI (Partai Solidaritas Indonesia), ada Grace Natalie, wanita muda yang pernah melanglang buana jadi presenter TV. Selain Grace Natalie, di PSI juga diisi dengan sejumlah wanita-wanita cantik lainnya.

Berikut profil perempuan-perempuan cantik di kepengurusan PSI yang dikutip dari Merdeka. Selengkapnya bisa kamu simak dibawah ini:

1.Grace Natalie (Ketua Umum DPP PSI)
Dia lahir 4 Juli 1982. Sarjana lulusan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) ini memulai karier di media televisi. Pernah menjadi reporter dan news anchor Liputan6 SCTV, lalu berlanjut ke ANTV dan TVOne. Selama menjadi jurnalis, Grace pernah mewawancarai beberapa tokoh internasional di antaranya: George Soros, Steve Forbes, Ramos Horta dan Abhisit Vejjajiva. Kedekatannya ke isu politik berlanjut, tahun 2012, Grace dipercaya menjadi CEO di Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Beberapa momentum politik penting dilewatinya bersama SMRC, termasuk Pemilihan Legislatif dan Presiden 2014.

2.Isyana Bagoes Oka (Ketua DPP PSI)

Isyana-Bagoes-Oka
Dia lahir di Jakarta 13 September 1980. berawal dari pemenang favorit Pembaca Pemilihan Wajah Femina Tahun 2000, perempuan berdarah Bali-Manado ini kemudian lebih banyak dikenal sebagai jurnalis dan news anchor di sejumlah stasiun televisi. Mulai dari TransTV, TV7 (Trans7) hingga RCTI. Tidak hanya tokoh nasional, sejumlah tokoh internasional juga telah diwawancarainya seperti George W. Bush dan Hillary Clinton. Sarjana Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia ini juga berkesempatan meliput pemilihan presiden Amerika Serikat yang membawa Barack Obama ke kursi presiden tahun 2008 lalu.

Baca:   5 Wanita Yang Pernah Lelang Keperawanan

3.Nova Rini (ketua DPP PSI)

Nova-Rini
Arek Surabaya kelahiran 24 Februari 1982 melewati masa kecilnya di Surabaya. Menyelesaikan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada tahun 2004, gadis dengan nama lengkap Fitria Sulistya Nova Rini hijrah ke Jakarta. Tidak menunggu lama Nova langsung muncul di layar Televisi nasional sebagai reporter dan presenter Liputan 6 SCTV pada tahun 2005 hingga 2011.

Yang tidak bisa dilupakan oleh Nova, berkat hobby Diving, dirinya mendapat kesempatan menjadi presenter pertama yang melakukan wawancara dengan Kadispenal dari dasar laut Malalayang, Manado-Sulawesi Utara. Acara tersebut juga mencatatkan nama Indonesia dalam Guinnes World Record sebagai penyelaman dengan melibatkan personel terbanyak dalam sejarah dunia. Di sela kesibukan sebagai presenter, Sis Nova menyelesaikan Studi Magister di Bidang Kenotariatan. Profesi yang digelutinya belakangan sambil tetap menjadi presenter lepas di BeritaSatu TV.

Baca:   Ahmad Dhani: Lebih susah ciptakan lagu daripada lawan Ahok

4.Suci Mayang Sari (Bendahara Umum PSI)

Suci-Mayang-Sari
Tidak seperti rekannya sesama kader yang lain, Suci Mayang Sari bukanlah mantan presenter televisi. Tetapi dia mantan wartawan radio KBR68 H. Dari sana dirinya tidak berhenti, mulai dari program kemanusiaan untuk korban tsunami di Aceh, sampai ikut terlibat dalam pembuatan Peta Hijau Jakarta Kota. Sebelum bergabung di PSI, Mayang sempat sekitar tiga tahun tinggal di Bonn Jerman. Mayang adalah pencinta kesenian dan kebudayaan. Itulah sebabnya di tengah padatnya aktivitas Kota Jakarta, dia selalu ada waktu untuk hadir bersama kawan-kawannya di Komunitas Salihara.

5.Danik Eka Rahmaningtiyas (Wasekjen DPP PSI)
Danik, sapaan akrabnya, saat ini sedang menyelesaikan Master di Psikologi Intervensi Sosial, Universitas Indonesia. Gadis berdarah campuran Madura-Jawa-Osing ini lahir di Jember, 25 April 1987, adalah perempuan pertama yang menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Di tangannya IPM meraih penghargaan Ten Accomplished Youth Organization tahun 2012 di Bangkok-Thailand. Hobi yang digelutinya cukup ekstrem: wall-climbing, vespa, onthel, silat dan futsal.