6 Fakta dibalik teror bom yang mengguncang Sarinah, Jakarta Pusat

Foto-serangan-bom-sarinah

Jakarta diguncang bom pada 14 Januari 2016, tepatnya di Sarinah, Jakarta Pusat. Selain ledakan bom, teror tersebut juga disertai dengan sejumlah aksi tembak-menembak antara pelaku dan polisi yang menyebabkan sejumlah masyarakat sipil dan pelaku tewas. Belum diketahui apa motif pelaku melakukan aksinya di daerah tersebut, namun bisa jadi karena Sarinah merupakan kawasan yang masuk ring satu.

Lokasinya hanya terletak 3,9 kilometer dari Istana Negara, tempat Presiden Jokowi berkantor. Di seputaran terjadinya ledakan juga ada gedung Bank Indonesia, Kedutaan Amerika Serikat, dan Balai Kota DKI. Dikutip dari Beritagar.id, berikut ini sejumlah fakta dibalik terjadinya teror bom yang sempat bikin Jakarta mencekam itu. Simak selengkapnya dibawah ini:

Baca:   Berhasil Uji Senjata Strategis Baru, Iran Siap Tempur dengan "Setan Besar"

1. Delapan ledakan granat
Menurut polisi, ledakan bukan dari bom tapi granat. Ledakan terjadi tidak berbarengan tapi susul menyusul. Ledakan pertama disertai baku tembak terjadi di Starbuck menara Cakrawala pukul 10.50. Ledakan kedua disertai baku tembak terjadi di pos polisi persis depan gedung Sarinah. Menurut laporan reporter Beritagar.id, Nur Rochmi, ledakan ini disusul hingga delapan kali di depan kedai kopi waralaba Starbucks Indonesia.

Baca:   Heboh! Ribuan terompet sampul alquran dijual di minimarket

2. Korban
Ledakan dan baku tembak itu sejauh ini mengakibatkan 7 orang menjadi korban. Dari 7 itu 4 orang meninggal (1 polisi dan 3 sipil satu orang meninggal), dan 3 orang terluka. Namun jumlah ini kemungkinan masih bertambah.

3. Mobil pelaku
Polisi menemukan sebuah mobil yang diduga mobil milik pelaku. Mobil berplat polisi B2173PZ terparkir di belakang Gedung Jaya, kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, tidak terdaftar dalam database Samsat DKI Jakarta.

Baca:   Bupati Dedi Perbolehkan Rumah Makan Buka 24 Selama Bulan Puasa, Warga: Keren

4. Tiga bom belum diledakkan
Ada tiga bom yang belum diledakkan. Tiga bom itu ditemukan di gedung Sarinah dan Menara Cakrawala.

5. TNI turun tangan
Untuk menangkap pelaku, TNI ikut membantu polisi. Ada delapan tank TNI yang terlihat mengamankan lokasi kejadian.

6. Pelaku ditembak
Beberapa saat setelah ledakan dan baku tembak terjadi, polisi mengepung kawasan Sarinah dan Menara Cakrawala yang diduga menjadi tempat pelaku. Ada tujuh orang pelaku. Tiga orang pelaku tewas dan empat orang pelaku ditangkap.

loading...