6 Hal yang perlu kamu perhatikan saat mencukur rambut vagina

aturan-mencukur-bulu-vagina

Untuk menjaga agar area vagina tetap bersih, beberapa wanita rutin mencukur rambut di area vagina tersebut. Selain untuk menjaga kebersihan, ada juga wanita yang sengaja mencukur rambut vagina demi penampilan, terutama yang senang menggunakan bikini. Tapi, apapun alasan dan juga latar belakangnya, tetap saja harus memperhatikan beberapa hal agar vagina tidak luka dan hasilnya lebih bersih. Selengkapnya bisa kamu simak dibawah ini, dilansir Health Kompas.

1. Pisau cukur harus baru
Pastikan pisau cukur yang kamu pakai masih baru dan tajam, serta selalu diganti setiap bulan. “Pisau cukur yang tumpul menyebabkan luka dan mengandung banyak bakteri,” kata dr Heidi Waldorf, Direktur Dermatologi Laser dan Kosmetik Mount Sinai Hospital, New York. Yang paling baik adalah gunakan pisau cukur bermata pisau ganda dengan kepala fleksibel sehingga tampilan yang dihasilkan lebih bersih.

Baca:   Ini alasan Anda harus rajin melihat Miss-V secara teratur

2. Waktu yang tepat
Segera sehabis mandi, saat kulit dan rambut di seluruh area tubuh masih lembab dan lembut, adalah waktu terbaik untuk pencukuran. Demikian dituturkan dr Ava Shamban, Asisten Profesor Dermatologi Klinis University of Los Angeles. Pori-pori pun saat itu sedang terbuka sehingga rambut lebih mudah dicabut.

3. Manjakan daerah V Kamu
Untuk mencegah rambut tumbuh ke dalam dan iritasi, manjakan kulit area vagina sebelum pencukuran. Usap dan pijat kulit menggunakan losion selama sekitar 20 detik. Bilas, lalu gunakan kondisioner untuk melembutkan rambut kemaluan. Kemudian, sikat rambut dengan sikat lembut ke arah tumbuhnya rambut. “Ini juga untuk mencegah ujung rambut mencuat ke atas sehingga folikel tetap terlihat jelas,” kata Waldorf.

4. Gunakan krim
Aplikasikan krim cukur yang bersifat melembabkan, atau kondisioner, atau krim rambut. Setelah itu, barulah lakukan pencukuran. Krim berguna untuk mencegah kulit lecet dan menjaga agar pisau cukur tidak selip.

Baca:   Terlalu Banyak Minum Soda Kurangi Pergerakan Sperma?

5. Perhatikan arahnya
Jika ada rambut kemaluan yang ukurannya sangat panjang, gunting dulu dengan gunting kuku supaya nanti tidak menghambat gerakan pisau cukur. Bercukurlah dengan arah berlawanan dari arah pertumbuhan rambut agar hasilnya lebih halus. Namun jika kulit kamu sensitif, tak mengapa mencukur sesuai arah pertumbuhan rambut.

6. Bagian akhir
Oleskan pelembab yang bebas dari pewarna atau wewangian agar terhindar dari iritasi. Jika ada bagian kulit yang luka, aplikasikan obat luka untuk mencegah infeksi. Kenakan celana longgar beberapa jam setelah selesai bercukur untuk menghindari gesekan antara celana dan kulit yang masih sensitif.