6 Penyakit mematikan yang disebabkan kurang vitamin C

buah kiwi kaya vitamin c

Kekurangan vitamin C mungkin terdengar sangat sepele. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kekurangan vitamin C bisa meningkatkan Anda terserang berbagai macam penyakit mematikan. Dilansir oleh laman Okezone, berikut ini 6 penyakit mematikan yang disebabkan oleh tubuh kekurangan vitamin C. Jadi, sebaiknya Anda rajin-rajin minum atau makan buah yang mengandung banyak vitamin C agar terhindar dari penyakit mematikan.

Kanker
Vitamin C adalah antioksidan yang menghancurkan radikal bebas yang merusak sel-sel dalam tubuh. Kurangnya vitamin C dapat menyebabkan kanker. Namun, antioksidan sangat efektif dalam mengobati kanker seperti kanker kulit, leher rahim dan payudara.

Baca:   Punya Berat 180 Kg, Remaja Obesitas Tegal Ini Habiskan 3 Kg Ayam dan 10 Bungkus Mi Instan Perhari

Imunitas
Vitamin C meningkatkan fungsi sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh seperti neutrofil, limfosit dan fagosit. Neutrofil membantu untuk menyingkirkan serangan dari mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Hal ini juga membantu untuk meningkatkan jumlah antibodi dalam aliran darah.

Sariawan
Sariawan adalah resultan dari kekurangan vitamin C. Hal ini dapat diobati dengan meningkatkan asupan vitamin C. Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin C seperti stroberi, tomat, buah jeruk dan sayuran berdaun hijau dapat mengurangi risiko penyakit sariawan.

Baca:   Diet Cacing Pita, Seminggu Bisa Turun 2 Kg?

Anemia
Vitamin diperlukan dalam penyerapan zat besi untuk hemoglobin dan produksi sel darah merah serta sirkulasi. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia, sehingga harus memenuhi kebutuhan vitamin C untuk menjaga kemampuan tubuh menyerap zat besi.

Asma
Kekurangan vitamin C dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan pernapasan yang disebut asma. Karena itu, masukkan jeruk dalam diet untuk melindungi Anda terhadap asma.

Baca:   Minum 3-5 Cangkir Kopi Sehari Bisa Cegah Kematian Akibat Jantung

Penyakit kardiovaskular
Kekurangan vitamin C dapat memicu penyakit kardiovaskular, seperti bocornya pembuluh darah dan menurunnya fungsi jantung. Karena itu, sertakan jeruk dalam diet untuk mengurangi risiko serangan jantung.

loading...