6 Trik Ampuh Hadapi Mertua Yang Selalu Ikut Campur

Mertua-campur-tangan

Sebaik-baiknya mertua, akan lebih baik jika hidup sendiri dan jauh dari campur tangan mertua. Karena mau tidak mau, setidaknya pasti ada hal yang belum tentu sesuai dengan kemauan mertua. Mulai dari cara memasak, membereskan rumah, melayani suami, hingga mengasuh anak. Nah, kalau sudah begini, apakah Anda akan berkeras dengan cara Anda sendiri, atau mengikuti saran-saran ibu mertua dengan hati kesal?

Jujur, Anda tentu tidak ingin menerapkan semua hal yang diinginkan ibu mertua. Namun, Anda tidak mau dianggap tidak menghargainya. Agar Anda dapat menghadapi campur tangan ibu mertua dengan santai, ini yang bisa Anda lakukan. Dikutip dari Tabloid-Nakita, simak selengkapnya dibawah ini dan semoga bisa membantu Anda:

1. Cari pendapat orang yang lebih tahu
Ibu mertua mungkin memang lebih berpengalaman, namun dokter anak, psikolog, penulis buku-buku parenting atau motivasi, tentu memiliki ilmu yang lebih mendalam mengenai pengasuhan anak. Atau, Anda bisa menyebutkan nama-nama orang terkenal yang diketahui ibu mertua dan dapat memberi contoh mengenai apa yang sebaiknya dilakukan. Tetapi hal ini bisa berhasil jika ibu mertua menegur karena Anda tidak melakukan cara sukses yang dulu diterapkannya terhadap anak-anaknya. Katakan bahwa Anda tidak dapat menjalankan saran-sarannya karena cara itu sudah kuno atau tidak mempan untuk anak sekarang.

Baca:   Hebat! Wanita 96 Ini Jadi Guru Yoga Tertua di Dunia

2. Bersepakatlah dengan suami
Sebagai suami dan istri, Anda dan suami tentu membuat keputusan untuk seluruh keluarga. Entah itu dimana bisa makan di luar saat akhir pekan, atau bagaimana cara mendisplinkan anak. Karena itu jika ibu mertua suka ikut campur urusan rumah tangga, katakan bahwa Anda akan membicarakannya dulu dengan suami. Kemungkinan besar ia tak akan mencoba menentang niat Anda, atau menyetujuinya namun mengatakan bahwa anaknya (suami Anda) lebih berpihak pada Anda. Jika ia masih mempermasalahkan hal-hal yang lain, mintalah ia berbicara pada anaknya.

3. Kita semua punya tujuan yang sama
Seharusnya tidak perlu ada perdebatan jika Anda dan ibu mertua punya tujuan yang sama. Namun ibu mertua kadang-kadang bisa menjadi nyinyir, sehingga jawaban Anda hanya berlaku jika masalahnya tidak terlalu besar. Jawaban ini menjadi paling efektif kalau cara Anda melakukan segala hal berbeda dari cara ibu mertua. Misalnya, ibu mertua berkeras menggunakan caranya sendiri saat mengajarkan anak makan sayur, sementara Anda pun punya cara sendiri. Namun, sebenarnya tak masalah kan cara siapa yang digunakan? Toh, hasilnya adalah anak sehat karena cukup makan makanan bergizi.

Baca:   6 Cara Menjaga Kecantikan Wajah Dengan Hal-Hal Sederhana

4. “Ibulah yang terbaik”
Inilah trik terbaik untuk menghadapi campur tangan mertua. Anda mungkin merasa telah melakukan yang terbaik, atau setidaknya mencoba. Namun tentunya kita tidak bisa membuat semua orang senang, kan? Begitu pula dengan ibu mertua. Mengapa kita harus mengatakan bahwa ibu mertua adalah yang terbaik? Hal itu menjadi respons yang efektif ketika mertua terkejut dengan kejujuran dan kerendahan hati Anda. Cara ini juga dapat membuktikan bahwa yang benar adalah ibu mertua, dan karenanya berhenti mengomel pada Anda. Atau, hal ini membuat ibu mertua mengubah pendekatan antagonistiknya menjadi memahami posisi Anda. Bahkan mungkin ia akan mulai membantu Anda.

5. Tertawa saja
Katanya, cinta adalah jawaban dari segalanya, dan tawa adalah obat terbaik. Kedua hal ini pun bisa menjadi pilihan terakhir. Jika semua upaya Anda gagal, lunakkan hati ibu mertua dengan mengatakan bahwa Anda mencintainya meskipun ia sering bersikap kritis pada Anda. Anda pasti akan terkejut dengan reaksinya. Kemudian jika Anda ingin mendinginkan suasana, pilihlah untuk tertawa saja. Tetapi pastikan Anda bukan menertawakannya, ya. Anda bisa menggunakan tawa sebagai cara untuk berdamai.

Baca:   Wanita Ini Bisa 'Ancam' Kepopuleran Kim Kardashian Sebagai Pemilik Bokong Terindah

6. Beri alasan
Orang yang lebih tua biasanya tak suka disalahkan, karena mereka merasa lebih berpengalaman. Namun ketika Anda memiliki alasan yang kuat, dan alasan tersebut benar-benar untuk tujuan mendidik anak, tetaplah dengan keyakinan Anda saat menghadapi campur tangan mertua. Lakukan dengan hati-hati. Kadang-kadang mertua bisa cukup terbuka untuk berubah, meskipun tidak sering. Kuncinya adalah tahu kapan harus menyampaikannya.

Sebaiknya Anda tidak perlu menanggapi semua ketidakcocokan dengan ibu mertua. Hanya karena ibu mertua suka ikut campur urusan rumah tangga, tidak berarti Anda memanfaatkan setiap situasi untuk menentangnya. Dan ketika Anda menanggapi tegurannya, ingatlah bahwa ibu mertua lah yang telah mengandung suami Anda selama sembilan bulan, dan membesarkannya menjadi pria baik yang Anda cintai selama ini. Jadi, yakini bahwa ia pun mencintai putranya dan menginginkan yang terbaik.

loading...