7 Fakta Menarik Soal Libido Wanita Yang Pasti Bikin Anda Melongok, Simak Deh!

libido-wanita

Ibarat gelombang, libido wanita juga bisa mengalami naik turun. Ada kalanya sedang bergairah, namun ada kalanya dingin seperti es. “Itu hal yang alami,” kata Lauren Streicher, MD, profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Rumah Sakit Northwestern Memorial di Chicago.

“Semua wanita mengalami masa pasang surut dan ada alasan ilmiah di baliknya” jelas Streicher lagi, sebagaimana dilansir dari kompas.com. Berikut ini sejumlah fakta lebih mendalam mengenai libido wanita yang mungkin belum Anda ketahui. Simak selengkapnya dibawah ini:

1. Otak adalah organ seks terbesar Anda
Otak adalah tempat di mana percikan gairah dimulai. Ada lima daerah otak yang paling penting dalam mengatur gairah seksual yaitu; Ventral striatum. Daerah ini menyala ketika ada yang menggoda nafsu seksual.

Amigdala: Bentuk dan ukurannya seperti kacang almond. Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa gairah seks Anda mungkin sebanding dengan ukuran amygdala Anda.

Hipotalamus: Bila Anda mengalami rangsangan (misalnya ciuman yang mendalam), bagian ini akan menghasilkan dopamin, suatu neurotransmitter yang bertugas mengatur kesenangan dan motivasi.

Cerebral korteks: Lapisan luar otak berisi materi abu-abu yang mengatur pikiran tentang seks. Reaksi berantai di area ini akan mengarah pada produksi hormon seks.

Pituitary: Kelenjar ini mensekresi hormon yang merangsang ovarium untuk menghasilkan estrogen.

2. Gairah meningkat seiring dengan usia
Sebuah studi tahun 2010 menunjukkan, bahwa kesuburan wanita berkurang di usia 30-an dan 40-an namun fantasi seksual menjadi lebih sering dan erotis. Walhasil, secara keseluruhan, dorongan seks wanita di usia ini menjadi lebih kuat.

“Para peneliti menduga, itu adalah trik evolusi, yang dirancang untuk menaikkan peluang Anda berprokreasi dengan mendorong Anda untuk melakukan hubungan seksual lebih sering,” kata Dr Streicher, penulis buku Sex Rx: Hormones, Health, and Your Best Sex Ever.

3. Stres membunuh gairah seks Anda
“Penelitian menunjukkan bahwa stres akan meningkatkan produksi hormon kortisol, yang berakibat buruk terhadap rangsangan erotis,” kata Sheryl Kingsberg, PhD, kepala divisi terapi perilaku di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland.

“Stres adalah pengganggu yang luar biasa,” jelasnya. “Stres membuat Anda menjadi tidak bisa fokus kepada rangsangan seksual yang datang kepada Anda.”

Bukan hanya itu, stres juga bisa mengganggu hubungan dengan pasangan, sehingga tidak heran jika pasangan yang stres jadi berperilaku buruk satu sama lain, demikian menurut studi Monmouth University.

4. Beberapa jenis obat dapat memengaruhi gairah seks
Beberapa jenis obat bisa membuat gairah seks Anda menukik tajam ke bawah. Obat-obatan itu antara lain adalah pil KB (kecuali pil progestin), SSRI atau antidepresi, obat tekanan darah tinggi dan antihistamin.

5. Yoga dapat membantu
Ada penelitian yang menyebutkan, bahwa wanita yang melakukan yoga selama satu jam setiap hari, 75 persennya mengaku lebih puas dengan kehidupan seksual mereka setelah 12 minggu beryoga. Ini masuk akal karena yoga memberi efek menenangkan.

“Dengan pernapasan yang lebih mendalam dan sistem saraf otonom yang lebih tenang, darah akan mengalir lebih lancar ke organ panggul,” kata Timothy McCall, MD, penulis buku Yoga as Medicine.

6. Jika libido Anda hilang begitu saja, hubungi dokter atau terapis
Jika libido turun sesekali mungkin karena Anda terlalu sibuk, itu adalah hal yang wajar. “Tapi, jika libido hilang dan tak kembali lagi selama beberapa minggu meski Anda sudah tak lagi sibuk, sebaiknya Anda memeriksakan diri karena mungkin ada kondisi medis tertentu yang menyebabkannya,” saran Dr Streicher. Beberapa kondisi medis yang bisa menghilangkan gairah seksual adala hipotiroid dan depresi.

7. Beberapa jenis makanan bisa membantu
Pakar diet dan nutrisi Cynthia Sass, RD, menyarankan Anda mengonsumsi makanan yang bersifat afrodisiak untuk dapat mengembalikan gairah seksual, agar kembali membara. Beberapa jenis makanan yang dianjurkan adalah buah beri, red wine, semangka, kacang polong, dan suplemen licorice.

loading...