7 Masalah kesehatan yang hanya dapat diatasi dengan seks

Seks

Sudah banyak penelitian dan juga tulisan yang mengungkapkan betapa bermanfaatnya hubungan seks bagi kesehatan dan juga kesuburan. Jadi, jangan salah anggapan bahwa hubungan seks hanya untuk kepuasan nafsu saja. Dikutip dari Liputan6.com pada Rabu (9/3/2016) berikut ini adalah 7 masalah kesehatan yang dapat ‘disembuhkan’ dengan hubungan seks. Jadi, ternyata hubungan seks itu bukan hanya aktivitas diatas ranjang, tepi lebih dari itu yakni memberi manfaat bagi kesehatan.

1. Pusing
Merujuk kepada laporan ‘Cephalalgia’ dalam jurnal International Headache Society, lebih dari setengah peserta penelitian penderita migren yang melakukan hubungan seks berkurang gejalanya. Sekitar 20 persen sembuh sepenuhnya. Menurut para peneliti, semua ini terkait dengan endorfin yang terpicu pada saat melakukan seks. “Hasil penelitian kami menunjukkan kegiatan seksual sewaktu migren mungkin dapat melegakan atau bahkan menghentikan serangan dalam beberapa kasus, dan kegiatan seksual sewaktu sedang pusing bukanlah perilaku yang tidak biasa.”

Para peneliti melanjutkan, “Seks dapat meluruhkan migren, dan kegiatan seksual dipergunakan oleh sejumlah pasien sebagai perawatan pusing akut.”

Baca:   Jenis Makanan Yang Bisa Bikin Vagina Cantik Luar Dalam

2. Kram
Berhubungan seks dalam mengurangi kram menstruasi. Orgasme dapat menyebabkan otot-otot kantong kemih untuk kontraksi dan melepaskan zat kimia otak yang bertindak sebagai pelega alamiah rasa sakit sehingga bisa segera melegakan kram yang disebabkan oleh menstruasi.

3. Flu
Seks secara teratur telah terbukti berdampak meningkatkan daya tahan sehingga dapat menyembuhkan pilek biasa. Hubungan seksual meningkatkan immunoglobulin A, yaitu suatu antibodi yang memerangi virus flu.

4. Mual di pagi hari (saat hamil)
Apakah seks secara oral dapat menyembuhkan mual pagi? Ternyata bisa, menurut Gordon Gallup, seorang ahli psikologi di State University of New York (SUNY) di kota Albany. Ia mengatakan bahwa cara terbaik untuk menyembuhkan mual pagi selama kehamilan adalah cairan mani pria yang menghamili. Menurut Gallup, tubuh wanita menolak cairan mani dari ayah sang bayi dan ini menyebabkan masalah. Jadi, kalau seorang wanita melatih toleransi dengan cara menelan cairan mani itu, ia bisa mengurangi rasa mual paginya.

Baca:   5 Mitos cara mencegah kehamilan

5. Insomnia
Setelah seks, tubuh manusia mencetuskan hormon oksitosin, yaitu ‘hormon pelukan’ yang dapat mengundang kantuk. Kaum wanita menghasilkan lebih banyak hormon ini daripada pria. Berhubungan seks di malam hari bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak.

6. Cegukan
Dr. Francis M. Fesmire menyebutkan dua cara penyembuhan untuk cegukan, yaitu “pijatan jari pada liang dubur” dan “orgasme”. Katanya, “Orgasme menyebabkan rangsangan luar biasa pada syaraf-syaraf vagus. Mulai sekarang, saya menganjurkan seks yang bermuara kepada orgasme sebagai cara penyembuhan cegukan yang membandel.”

7. Depresi
Melalui sejumlah penelitian, seks telah terbukti mendukung kesehatan mental. James Coan, PhD, seorang profesor psikologi University of Virginia di kota Charlottesville mengatakan, “Ketika menikmati seks, orang melepaskan hormon-hormon kenikmatan, termasuk oksitosin dan endorfin.” Suatu penelitian terkini juga mendapati bahwa seks oral juga dapat membantu karena cairan mani mengandung sejumlah bahan kimia yang dapat memperbaiki mood, meningkatkan rasa sayang, dan mengandung zat antidepresi.