8 Perseteruan Daeng Aziz dan Krishna Murti mengenai Kalijodo

Kombes Krishna Murti

Rencana Pemprov DKI Jakarta untuk menertibkan Kalijodo dan mengembalikannya sebagai ruang terbuka hijau, sejumlah warga Kalijodo pun menentang keras penertiban tersebut. Salah satunya adalah ‘pengusaha’ Kalijodo Daeng Aziz. Namun Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti pasang badan atas penolakan dan protes dari Daeng Azis yang dulu pernah berseteru dengannya saat menjabat Kapolsek Penjaringan pada 2001-2004.

Lalu seperti apa jejak perseteruan antara Kombes Krishna Murti dan Daeng Azis? Dikutip dari Pojoksatu.id, silahkan simak 8 perseteruan Daeng Aziz dan Kombes Krishna Murti dibawah ini, dimulai sejak 2002.

1. Kombes Krishna pernah ditodong pistol
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti pernah ditodong pistol saat masih menjabat Kapolsek Penjaringan pada 2002 oleh Daeng Azis. “Dulu dia itu punya satu lapak besar, lapak perjudian di Kalijodo,” kata Kombes Krishna, Selasa (16/2/2016). Ketika itu Krishna memilih tidak melawan dan berdialog karena mempertimbangkan jumlah anak buah Azis yang lebih banyak.

2. Daeng Azis Ditangkap Krishna Murti
Saat Kombes Krishna Murti menjabat Kapolsek Penjaringan pada 2001-2004, terjadilah peristiwa seteru antara Krishna dan Daeng Azis. Kombes Krishna bercerita dalam bukunya “Geger Kalijodo” soal peristiwa penertiban ketika itu. Krishna menyebut Azis dengan sebutan Bedul. Saat itu terjadi perkelahian antar kelompok di Kalijodo di mana adik Azis terbunuh. Polisi masuk ke Kalijodo untuk menertibkan perang kelompok dan perjudian. Akhirnya Azis berhasil ditangkap dan divonis 3 bulan penjara.

Baca:   90 Persen bangunan di Kalijodo sudah rata dengan tanah

“Dia saya tangkap sehari setelah menodong saya,” kata Krishna.

3. Daeng Azis protes Kalijodo digusur
Turun dari Mercy C 280, Azis langsung masuk ruangan Komnas HAM temui Komisioner Hafidz Abbas. “Saya tokoh dari Kalijodo. Saya ingin mengadukan soal relokasi Kalijodo dan saya rutin membayar pajak PBB,” ujar Azis dalam aduannya yang berlangsung terbuka di Komnas HAM, Jl Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2016). Pria yang pernah berseteru dengan Kombes Krishna Murti itu tampil necis lengkap dengan perhiasan emasnya.

“Negara menciptakan keadilan. Bagaimana keadaan mereka jika mereka digusur kan mereka harus menafkahi keluarganya?,” ucap Azis. Dirkrimum Polda Metro pun tak peduli dengan protes Azis. “Kalau melawan, kami tindak tegas.,” tegas Krishna.

4. Kombes Krishna ogah sebut “Daeng” kepada Azis
Saat disinggung soal ada warga yang menolak pindah ke rusun, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti menjawab, “Jadi yang menolak siapa? Kalau yang menolak yang punya rumah ini (kafe Intan milik Daeng Azis), besok duluan dihancurin, selesaikan. Dan dia namanya Azis, bukan Daeng,” kata Krishna, di Kalijodo, Kamis malam (18/2/2016).

5. Kuasa hukum Daeng Azis tantang Kombes Krishna Murti
Ratusan personel polisi merazia Kalijodo pada Kamis (18/2/2016) malam. Aksi itu dianggap di luar dari SOP kepolisian. “Sekarang kami mau lihat dan inventarisasi pernyataannya. Kalau ada yang saya anggap di luar konteks (penertiban Kalijodo), saya akan laporkan dia ke Propam. Bilang sama Krishna Murti saya tantang dia,” kata Pengacara Daeng Azis, Razman Nsution.

Baca:   Sungguh Miris! Pelajar SMP Pesta Seks di Wisma, 1 Cewek 3 Cowok

6. Kombes Krihsna Murti hancurkan lebih dulu Kafe milik Daeng Azis
Kombes Krishna Murti sesumbar jika masih ada warga yang menolak direlokasi dari Kalijodo, maka itu tidak lain adalah Daeng Azis. “Jadi yang menolak siapa? Kalau yang menolak yang punya rumah ini (kafe Intan milik Daeng Azis), besok duluan dihancurin, selesai kan. Dan dia namanya Azis, bukan Daeng,” kata Krishna, di Kalijodo, Kamis malam (18/2/2016).

7. Kuasa hukum Daeng Azis tuding Kombes Krishna Murti pencitraan
Razman Nasution menuding Dirkrimum Polda Metro Jaya mencari popularitas di balik penertiban Kalijodo.”Memang kalau Anda sering masuk televisi dengan jabatan Anda, terus kita takut sama Anda?,” kata Razman.

8. Kombes Krishna mengaku tak kenal dengan Kuasa Hukum Daeng Azis
“Memang siapa Razman? Memang dia ngomong apa?” kata Krishna di sela-sela operasi pemberantasan penyakit masyarakat di Kalijodo, Sabtu (20/2/2016).