8 Tips Ini Terbukti Ampuh Turunkan Berat Badan

suami istri diet1

Untuk menurunkan berat badan, banyak sekali tantangan yang dihadapi alias menghadang. Dari sekian banyak, makanan adalah godaan yang paling tidak bisa dihindari karena diluar sana banyak sekali makanan yang seolah-olah memanggil Anda untuk menyantapnya. Produsen makanan telah menghabiskan jutaan dolar untuk meneliti warna, rasa, aroma, dan kemasan untuk menemukan cara terbaik menarik konsumen untuk berbelanja lebih banyak.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menemukan beberapa trik untuk membantu menekan rasa lapar. Gunakan kartu truf ini ketika dorongan untuk makan berlebihan muncul. Dilansir dari Health Kompas, trik ini ada berdasarkan hasil studi ilmiah sehingga Anda layak memercayainya.

GANTUNG CERMIN BESAR DI RUANG MAKAN ANDA
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan di depan cermin, akan kurang bisa menikmati junk food. Hasilnya, Anda akan makan lebih sedikit makanan yang tidak sehati ketimbang Anda makan di ruang tanpa cermin. Sebaliknya, orang-orang yang menerapkan pola makan sehat akan merasa lebih positif dan gembira mengenai diri mereka sendiri.

Para peneliti menemukan, refleksi Anda dari dalam cermin dapat membantu Anda memilih makanan yang sehat. Anda tidak akan senang melihat refleksi diri sendiri dengan setumpuk makanan sampah. Tetapi pilihan yang sehat akan memicu emosi positif.

BERSIHKAN DAPUR ANDA
Luangkan waktu 10 menit untuk membereskan dapur yang berantakan dan tidak terorganisir. Penelitian berkata, dapur berantakan membuat seseorang lebih mungkin untuk meraih makanan ringan yang tidak sehat seperti cookies, menurut sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Environment and Behavior.

Baca:   5 Fakta Tentang Telinga Yang Jarang diketahui

Mereka makan sekitar 100 kalori lebih dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki dapur yang rapi. Dapur yang rapi membuat orang lebih cenderung memilih wortel dibanding makanan instan sarat kalori.

BAYAR TUNAI UNTUK CAMILAN
Para ilmuwan menemukan, merogoh dompet atau kantung untuk membayar tunai permen atau sekantong keripik dapat memberikan jeda yang cukup untuk mempertimbangkan kembali pembelian tersebut. Rasa sakit berpisah dengan uang tunai bisa mengehentikan keinginan impulsif membeli camilan tidak sehat.

REDUPKAN LAMPU ANDA
Dengan pencahayaan lembut, stres akan berkurang dan pergi, percakapan mulai menarik dan suasana hati membaik, serta Anda makan lebih sedikit, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Reports. Dalam studi tersebut, partisipan yang makan di pencahayaan redup tetap dapat menikmati makanan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menghabiskan makanannya. Mereka juga mengonsumsi kalori 18 persen lebih sedikit daripada orang yang makan di bawah lampu yang terang.

WASPADALAH TERHADAP FILM ACTION
Makan sambil menontot TV atau film bukanlah tindakan yang bijaksana karena Anda bisa terus makan tanpa menyadarinya. Namun, makan sambil menonton film action atau laga, lebih berbahaya lagi, demikian kata sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine.

Orang yang sedang tegang karena tontonan film action, makan camilan dua kali lebih banyak dibanding mereka yang menonton film komedi. Tontonan sedih membuat orang makan 28-55 persen lebih banyak, dibanding orang yang menonton komedi.

Baca:   Jus Ajaib Penurun Berat Badan, Berani Coba?

GUNAKAN KEKUATAN PEPPERMINT
Aroma peppermint membantu mengontrol keinginan makan karena tekanan emosional, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Appetite. Dalam studi tersebut, orang-orang yang mengirup aroma peppermint setiap dua jam, berkurang rasa laparnya. Walhasil, mereka mengonsumsi 2.800 kalori lebih sedikit perminggu dibandingkan orang yang tidak mengirup aroma pepermint.

GUNAKAN GARPU PANJANG
Sendok dan, garpu yang panjang akan memperlambat Anda dan membantu Anda mengumpulkan lebih banyak kenikmatan dari makanan Anda. (Hal yang sama berlaku untuk sumpit panjang dibandingkan sumpit pendek). Sebuah studi Taiwan dalam Psychological Reports menemukan bahwa, peralatan makan yang pendek membuat relawan merasa perlu mengambil lebih banyak makanan.

Sementara dengan peralatan makan yang panjang, orang dapat lebih menikmati makanan mereka dan mereka memerluan lebih banyak waktu antara menyendok makanan dengan memasukkannya ke mulut. Akhirnya, mereka jadi makan lebih sedikit.

PILIH PIRING BERWARNA TERANG
Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Consumer Research, menemukan bahwa orang akan lebih bisa mengontrol porsi makannya jika makan dengan warna piring yang kontras dengan warna makanan. Studi lain dalam International Journal of Obesity menemukan, bahwa makan dari piring berpinggir biru menyebabkan orang lebih memahami bahwa porsi makan mereka sudah berlebihan.