9 Cara kasih tahu anak perempuan tentang bagian tubuhnya

bagian-tubuh-anak

Makin besar anak perempuan, semakin besar pula keingin tahuannya terhadap tubuhnya sendiri. Bahkan sebelum mengalami pubertas, dia akan memperlihatkan besarnya keingin tahuan dirinya terhadap tubuhnya sendiri dan itu adalah hal yang wajar. Disinilah peran orang tua untuk memberi penjelasan terhadap anak mengenai tubuhnya sendiri. Bahkan sebagai orang tua, Anda harus mendorongnya untuk bertanya atau memulai obrolan untuk mencari tahu dari si anak mengenai seberapa banyak yang sudah ia ketahui.

Membicarakan bagian tubuh terhadap anak memang kadang tidak nyaman dan malu, bahkan sepertinya tidak layak. Namun, seberapa faktual dan lengkap informasi yang dia terima itu ada di tangan Anda, karena jika bukan Anda, anak perempuan Anda bisa mendapatkannya dari sumber lain yang belum tentu terpercaya.

“Banyak orang tua merasa tidak nyaman karena mereka tidak tahu harus memulai darimana, apa yang harus dibicarakan, dan bagaimana membicarakan topi-topik yang lebih sensitif,” ujar Dr. Rebecca Unger, seorang dokter spesialis anak di Northwestern Childrens’s Practice dan Wellness and Weight Management Clinic di Lurie Children’s Hospital. “Orang tua juga bisa kekurangan informasi untuk bisa memberikan nasihat yang akurat dan membantu, dan mereka merasa tidak yakin soal seberapa detil info yang harus diberikan,” tambahnya.

Ambillah kesempatan untuk membantu anak perempuan Anda memahami perspektif dan nilai-nilai di keluarga Anda, sehingga dia bisa membangunnya sendiri nanti. “Hal yang paling penting adalah menghabiskan waktu bersama dan terbukanya alur komunikasi,” tambah Dr. Unger, dikutip dari Liputan6.com. “Studi menunjukkan bahwa acara makan keluarga mengurangi perilaku mengambil resiko pada anak remaja, dan tidak pernah terlalu awal untuk memulai hal itu.”

1. Ukuran dan bentuk tubuh tidak ada yang sama
Daripada membicarakan penampilan fisik dan berat tubuh anak Anda, tekankanlah tentang kesehatannya. Dia akan cukup mendapatkan kritikan dan gambaran tidak masuk akal mengenai bentuk tubuh dari media. Jika Anda hanya fokus pada bentuk tubuh anak perempuan Anda juga akan akan mempunyai perilaku yang sama. Daripada itu, dorong dan dukunglah dia dengan memberikan komentar positif tentang hal-hal yang tidak berhubungan dengan tubuhnya.

Baca:   4 Tips Memilih Ukuran Bra Untuk Payudara Kecil

2. Lebih aktif dan cobalah hal baru
Tubuh sangat luar biasa dan bisa untuk banyak hal: tertawa, berolahraga, berdansa, berdiri, berpikir, belajar, dan banyak hal lainnya. Daripada memfokuskan pada berat badan anak perempuan Anda, doronglah dia untuk lebih aktif karena dia merasa senang atau untuk mendapatkan teman baru.

3. Rawatlah mulai dari kepala (dan otak), sampai kaki
“Tidur yang cukup, biasakan pola makan yang sehat, dan aktif,” ujar Dr. Unger. “Dorong anak Anda untuk memakan dua makanan biasa, dua kudapan sehat, 5 buah dan sayuran setiap harinya, dan batasilah konsumsi minuman yang mengandung gula.” Kebersihan diri juga merupakan hal yang tidak kalah pentingnya.

4. Bagaimana tubuh bekerja
“Tubuh adalah sesuatu yang indah, namun terkadang suara-suara dan bebauan muncul dari sana,” terang Missy lavender, pendiri dan direktur eksekutif dari Women’s Health Foundation , dan salah satu penulis buku Below Your Belt: How to be Queen of Your Pelvic Region. Mengajarkan anak perempuan anda tentang perbedaan-dan normalnya-fungsi dri bagian tubuh, seperti vagina, daerah pinggul, perut, akan membuat dia lebih nyaman dan percaya diri dengan tubuhnya.

Anda bisa menjelaskan hanya secara umumnya saja dan abstrak pada usia ini, namun tetaplah gunakan terminologi anatomi tubuh yang benar untuk menghindari kebingungan.

5. Perubahan dan pubertas
Pastinya Anda ingin menyiapkan anak perempuan sebelum perubahan pada tubuhnya terjadi. “Membantu anak perempuan yang sedang tumbuh, dengan cara yang sesuai, memahami perubahan yang akan terjadi pada tubuh mereka bisa membantu memudahkan mereka menjalaninya,” ujar Dr. Unger. Khususnya, kesehatan reproduksi dan menstruasi adalah topik penting yang bisa dibicarakan dengan anak perempuan Anda.

“Dengan memahami apa yang akan dialami oleh tubuhnya akan membantu anak Anda tidak menjadi malu akan hal itu,” tambah Lavender.

6. Seks dan libido
Ajarkan anak Anda untuk menghormati dirinya dan tubuhnya sendiri, dan bicarakan seks dalam konteks mencintai, dan mempunyai sebuah hubungan yang sehat. “Awal mula anak-anak belajar mengenai seks adalah dari melihat orang-orang di sekitar mereka,” seru Lavender. “Mengajarkannya tentang perilaku dasar tentang tubuhnya dan pentingnya berbagi dengan orang yang juga menghargai dan menyayanginya, jauh lebih baik daripada membicarakan aktivitas seks itu sendiri.”

Baca:   5 Oplas Paling Sempurna, Tadinya Jelek Jadi Cantik dan Rupawan

7. Berhati-hatilah di dunia maya
Walaupun Anda harus menghormati privasi anak, Anda juga harus menyadari atas apa yang sedang terjadi dengan dirinya, secara fisik dan sosialnya. Ajarilah dia tentang tanggung jawab media sosial dalam terminologi yang dimengerti oleh anak perempuan Anda: bahwa apapun yang dikirimkan secara online, termasuk gambar yang menginformasikan mengenai dirinya, bisa dilihat semua orang, kapan saja, dan untuk selamanya.

Bergabunglah dengannya ketika dia sedang aktif di media sosial, jadi Anda bisa mengetahui dengan siapa dia berinteraksi, dan apa yang dia publikasikan, dan batasilah waktunya dalam hal ini.

8. Sayangi dan lindungilah dirimu sendiri
“Ajarilah anak perempuan Anda bagaimana meminta tolong kepada orang dewasa jika dia merasa tidak aman atau nyaman,” ujar Dr. Unger. “Sebagai contoh, mereka harus tahu siapa dan bagaimana cara memberitahu orang dewasa jika mereka dibully, dan mereka harus berani berkata tidak jika itu terjadi.”

9. Hormatilah orang lain, dan jadilah orang baik
Ajarkan anak perempuan Anda melihat kecantikan didalam dirinya sekaligus menerima keunikan atau perbedaan yang dimiliki oleh orang lain, sama seperti cara Anda mengajarkan untuk berpikiran positif mengenai bentuk tubuhnya. “Intinya, membantu anak perempuan Anda memahami pentingnya memperlakukan orang lain sebagaimana dia ingin diperlakukan.” tutup Dr. Unger.

Ada banyak sumber referensi untuk membantu Anda mengajarkan anak Anda mengeni tubuhnya, mulai dari dokter anak Anda dan guru, hingga buku dan portal web. Terlibat secara aktif dalam hidupnya dan tetap memperhatikannya akan sangat membantu anak perempuan Anda lebih mudah membicarakan topik sensitif tentang tubuhnya.