9 Gejala meningitis pada anak yang harus di waspadai orang tua

Meningitis-pada-anak

Pemerintah Inggris, Skotlandia, dan Wales saat ini sedang menggalakkan imunisasi melawan penyakit meningitis B secara gratis. Ini adalah program vaksinasi pertama didunia yang didanai langsung oleh masyarakat terhadap penyakit yang berpotensi berakibat fatal tersebut. Lalu, seberapa bahayanya meningitis bagi anak-anak?

Sebagai informasi, meningitis adalah peradangan lapisan sekitar otak dan sumsum tulang belakang, bisa disebabkan oleh organisme termasuk bakteri dan virus. Dikutip dari Liputan6.com, diperkirakan ada sekitar 1.870 kasus meningitis B di Inggris Britania Raya tiap tahunnya. Meski bisa menyerang manusia pada segala usia, umumnya meningitis diderita bayi berumur kurang dari satu tahun.

Baca:   Aneh, Wanita Ini Hamil Setelah Melakukan Seks Anal

Di Indonesia sendiri, data revalensi belum ada yang tepat berhubung kasus meningitis. Karena tidak ada vaksinasi yang bisa memberikan perlindungan 100 persen serta banyak jenis dari meningitis, orang tua dari bayi serta anak-anak sebaiknya selalu waspada. Gejala-gejala yang mungkin muncul pada anak-anak di bawah ini mungkin tak berurutan atau tidak semua diderita si kecil, tapi kamu sebagai orang tua perlu tahu.

Berikut ini 9 gejala meningitis pada anak yang perlu orang tua waspadai.

Baca:   5 Makanan yang bahayakan otak, wajib baca!

1. Wajah pucat dan memiliki kulit dengan bercak merah yang tidak luntur jika kamu memijatnya.

2. Merasa gelisah dan tidak ingin digendong

3. Demam tinggi dengan tangan dan kaki dingin

4. Muntah dan menolak untuk diberi makan

5. bernapas cepat atau mendengus

6. Mudah mengantuk dan tidak responsif

7. Dengan tidak biasa, anak kamu bernada tinggi saat bicara atau mengerang saat menangis

8. Merasa kekakuan di leher mereka

9. Tidak suka cahaya terang