Ada Makam “Adolf Hitler’ di Surabaya, Peziarah Vietnam Datang

hitler

Kabar mengenai adanya makam diktator Jerman Adolf Hitler di Surabaya membuat orang makin penasaran. Makam dr GA Poch yang berada di Kawasan Makam Ngagel, Surabaya, diduga adalah makam Hitler. Sebelumnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa ia mendapat kabar dari Budayawan asal Jombang EMHA Ainun Nadjib terkait dengan makam Hitler tersebut di Surabaya.

Hal itu membuat makam dr GA Poch banyak didatangi peziarah, baik dari dalam negeri hingga luar negeri seperti Vietnam. Hariadi, salah satu warga di sekitaran makam mengaku melihat sering orang-orang luar negeri itu datang ke makam tersebut. Mereka datang ke makam Ngagel kemudian bertanya ke warga yang ada di makam dr Poch. Hariadi mengaku, pernah sekali menunjukkan makam tersebut kepada warga negara Vietnam. Saat itu, mereka datang bersama rombongan untuk berziarah ke makam ini.

“Saya juga tidak tahu asal usul makam ini. Termasuk keluarganya tapi ada orang dari Vietnam, Bali dan Jakarta yang datang berziarah ke makam ini,” kata Hariadi, dikutip dari Okezone.com 2 Maret 2015.

Baca:   Pria Ini Siarkan Detik-Detik Dirinya Mati Saat Bunuh Diri Lewat Sosial Media Facebook

Senada juga dikatakan oleh Kunipah, warga yang lain. Menurunya, makam Ngagel ini tidak ada juru kunci khusus yang menjaga makam. Namun, beberapa makam di tempat tersebut memiliki penjaga sendiri-sendiri. Artinya, ada beberapa warga sekitar yang diberi amanat untuk menjaga makam keluarganya. Tugasnya adalah membersihkan makam dari tumbuhan-tumbuhan rumput.

Namun, untuk Makam Dr GA Poch ini tidak ada yang diberikan amanat tapi beberapa warga sekitar juga tidak mau tinggal diam. “Kadang-kadang ya kita yang bersihkan makam ini. Memang makam ini nggak ada yang jaga. Dan memang nggak ada pihak keluarga,” ujarnya. Teka-teki makam Dr GA Poch ini diduga sebagai makam Adolf Hitler masih belum terungkap. Namun, bedasarkan sejarah yang ada, Adolf Hitler mati karena bunuh diri.

Saat itu pada tanggal 30 April 1945, terjadi pertempuran jalanan ketika tentara Soviet berada satu dua blok dari Reichskanzlei. Dalam kondisi terjepit, Hitler dan Eva Braun (kekasihnya) bunuh diri. Braun menggigit kapsul sianida dan Hitler menembak dirinya. Jasad keduanya dibawa naik melalui pintu keluar darurat bunker ke kebun belakang Reichskanzlei yang sudah hancur kemudian ditempatkan di sebuah kawah bom dan disiram bensin.

Baca:   Sssttt...Risma dan Djarot Bakalan Habisi Ahok di Pilkada DKI 2017

Kedua jasad kemudian dibakar diiringi suasana pengeboman oleh Angkatan Darat Merah. Kemudian beredar informasi bahwa Hitler tidak tewas pada tahun 1945 melainkan berhasil melarikan diri ke Indonesia dan menjadi seorang Dokter di Sumbawa Besar. Hal itu mencuat setelah ditemukan buku tua yang menggunakan bahasa Steno Jerman Kuno.

Buku tanpa judul ini menyebut beberapa istilah ‘Brandenburg Codex’. Buku itu berisi catatan penyelamatan sang Fuhrer dari Berlin hingga kemungkinan terakhir adalah Surabaya. Buku itu diperkuat lagi dengan catatan pribadi Dokter Poch, seorang dokter berkewarganegaraan Jerman di Sumbawa yang diyakini sebagai Adolf Hitler yang sesungguhnya. Jadi siapa sebenarnya, dr GA Poch ini?