Ahok bikin panas Yusril: Aku tertarik pindah ke Istana, ngapain putar-putar ke yang lain

Gubernur DKI Ahok

Setiap membuat pernyataan, Ahok selalu membuat sensasi yang bikin banyak orang geleng-gelang kepala. Setelah perang kata-kata dengan Lulung terkait penggusuruan Kalijodo, kini Ahok perang kata-kata dengan Yusril Ihza Mahendra. Kali ini, Ahok mengaku bahwa dirinya sangat tertarik untuk menjadi presiden setelah dirinya sukses di Pilgub DKI. Apakah pernyataan Ahok itu benar-benar adanya?

Ternyata pemilik nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama ini hanya ingin menyentil sesama tokoh di bursa cagub DKI. Yang disentil adalah Ketua Umum PBB yang sudah menyatakan siap head to head melawannya, Yusril Ihza Mahendra. Memang beberapa waktu lalu Yusril mengungkap siapa pun yang menang Pilgub DKI punya kesempatan maju Pilpres 2019. Yusril menyebut tak masalah kalau harus lewat DKI sebelum maju Pilpres. Ahok pun untuk kesekian kalinya bicara soal pernyataan Yusril yang menyebut dirinya juga mengincar Pilpres 2019.

Baca:   Ratna Sarumpaet Akan Mati-Matian Gulingkan Ahok Pada 1 Juni

“Aku tertarik pindah ke Istana. Ngapain putar-putar ke (daerah) yang lain. Ini buat manas-manasin Yusril,” kata Ahok sembari tertawa, diberitakan laman Detiknews. Hal ini disampaikan Ahok usai menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ketiganya sempat konferensi pers bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/2/2016). Setelah kunjungan kedua tokoh ini, Ahok akan menerima sejumlah sahabatnya yaitu sejumlah kepala daerah potensial di berbagia daierah.

Baca:   Ahmad Dhani dan Adhiyaksa Dault dinilai penghibur Pilgub DKI 2017

“Yang teman-teman dekat kan ini, Rano Karno, Bupati Bojonegoro juga teman dekat, Banyuwangi kan baru dilantik susah juga. Mungkin Bupati Bantaeng bagus juga kan. Yoyok. Bu Risma kan baru dilantik,” kata Ahok.

“Bu Risma kan disiapin buat Jatim 1,” celetuk Ahok. Setelah bicara panjang lebar soal rencananya maju bareng Djarot Saiful Hidayat, Ahok pun kembali bekerja. Meskipun rencana Ahok maju duet dengan Djarot masih menyisakan misteri soal siapa pengusungnya, apakah PDIP atau warga DKI yang telah mengumpulkan dukungan KTP.

Baca:   PDI-P & Gerindra Bakal Usung Djarot dan Sjafrie, Ini Kata Ahok
loading...