Ahok: Ngapain Dengarin Orang Ngomong, Aku Lebih Tahu Ilmunya Kok

Ahok-Sungai-Ciliwung

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta kepada pihak-pihak yang ingin melakukan diskusi tentang reklamasi agar memberi hasil yang jelas. Lebih lanjut Ahok meminta kepada siapapun yang memberi ususl agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan bukan hanya asal ngomong saja.

“Bapak boleh sampaikan apa saja, tapi satu hal yang saya minta kalau anda sebut ini bukan hitam, bapak harus jelaskan kenapa dia disebut oranye. Kalau tidak bisa jelaskan, itu tidak bisa,” ujar Ahok saat menyampaikan sambutan diskusi terbuka tentang reklamasi Jakarta di Gedung Balai Agung, Jakarta, Sabtu (11/6/2016).

Baca:   Sadis! Sebut Nama Muhammad Dalam Soal Ujian, Tangan Pria Ini dipotong

Ahok pun menyindir pihak pihak yang hanya menyalahkan dirinya soal kisruh reklamasi teluk Jakarta. Menurutnya orang-orang yang mengkritik proyek reklamasi bukanlah proyek reklamasi itu sendiri, yang dikritik melainkan Ahok. Ahok mengatakan orang yang tidak tahu apa-apa sebaiknya percayakan saja terhadap orang yang memiliki ilmu yang cukup. Sebaliknya jika orang mengetahui adanya kekurangan dalam sebuah proyek, orang tersebur jangan hanya diam saja bahkan menyalahkan.

Baca:   Ahmad Dhani akan mati-matian lengserkan Ahok dari kursi Gubernur DKI

“Di kampung saya ada istilah orang bodoh itu nurut, orang pintar itu ngajar. Makanya jangan jadi orang bodoh enggak nurut pinter enggak mau ngajarin,” sindir Ahok, dikutip dari Merdeka.com, Minggu (12/6/2016). Ahok pun enggan ikut berdiskusi dengan para komite bersama reklamasi pantai utara Jakarta. Dia berujar tidak ada urgensinya mantan Bupati Belitung Timur itu ikut berdiskusi.

Baca:   Menko Rizal Kena Reshuffle, Ahok dituduh Jadi Penyebabnya?

“Ngapain dengerin orang ngomong kan aku lebih tahu ilmunya kok. Dunia ini enggak ada yang baru, enak hidup di negara agak terlambat maju itu ada bagusnya negara maju itu sedang melakukan praktek praktek terbaik anda tinggal nyontek saja jangan ikutin kesalahan dia,” tukasnya.

loading...