Ahok: ‘Pesta Bikini’ Boleh-Boleh Saja, Asalkan…

Ahok-Gubernur-DKI

Baru-baru ini sebuah video undangan pesta bikini ramai beredar di Youtube. Undangan video pesta bikini (Pool Party) itu dalam rangka merayakan kelulusan pelajar SMA setelah usia melaksanakan Ujian Nasional. Menanggapi pesta bikini itu, Gubernur DKI Jakarta, Ahok memberi pendapat berbeda.

Meski menyalahkan penyelenggaraan “pesta bikini” untuk pelajar SMA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan tak akan mengeluarkan larangan khusus bagi pengelola hotel untuk tidak menyelenggarakan acara serupa. Asal sesuai perizinan dan tidak melibatkan anak di bawah umur, ia menilai penyelenggaraan acara “pesta bikini” bukan merupakan suatu hal yang patut dipermasalahkan.

Baca:   Mau disiapkan Ahok ambulans, Habiburokhman: Sebaiknya Ahok segera fitting rompi oranye saja

“Ini bukan negara syariah, kok. Kamu mau telanjang bulat atau tertutup, itu urusan kamu. Akan tetapi, kalau kamu melanggar perizinan, kami cabut. Aturan kami sangat jelas,” kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip dari Kompas.com, Jumat 24 April 2015.

Tidak hanya itu, Ahok mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI akan bertindak tegas terhadap pengelola tempat hiburan yang tidak ketat mencegah peredaran narkoba. Apabila ada tempat hiburan yang pengunjungnya terjaring razia narkoba selama tiga kali berturut-turut, maka izin operasional tempat hiburan tersebut akan langsung dicabut.

Baca:   Politisi ini mengaku menyesal sudah bahwa Ahok ke DKI Jakarta

“Kalau kamu main narkoba di tempat hiburan hingga dua kali tiga kali ketemu, kami cabut izinnya. Tidak boleh buka usaha yang sama lagi. Aturannya jelas,” ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.