Akibat Pergaulan Bebas, Ada Benda Asing Terjebak ke Dalam Vagina Wanita Ini, Ia Malu Menceritakannya!

wanita-operasi-karena-alat-bantu-seks

Wanita bernama Emma Philips (24) mengaku sangat menyesal karena tidak pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan setelah terjadi ‘kecelakaan’ saat dirinya berhubungan seks dengan pemuda bernama Lee Miller yang tidak lain adalah pacarnya. Usai bercinta saat itu, Emma tak mau meminta bantuan medis lantaran malu untuk memeriksakan dirinya ke dokter setelah insiden itu terjadi.

Hingga pada akhirnya, kondisi tubuhnya pun semakin memburuk. Emma pun mau tak mau memberanikan diri untuk memeriksakan tubuhnya pasca kecelakaan itu dan mengkonsultasikannya ke dokter ahli. Emma bercerita jika dirinya pernah mengalami kecelakaan berhubungan seks saat dirinya dan pacarnya memilih berhubungan seks dengan alat bantu seks .

Kedua pasangan ini memilih untuk berhubungan intim  dengan menggunakan vibrator berukuran 7 inci . Naasnya, vibrator yang mereka gunakan itu masuk dan terjebak di dalam tubuh Emma. Mendengar konsultasi Emma, dokter pun sangat menyayangkan dari awal kenapa Emma tidak langsung meminta bantuan medis untuk mengeluarkan alat tersebut.

Baca:   5 Tipe Orgasme dan Cara Menikmatinya

Bahkan Emma masih mampu menahan rasa malu padahal kejadian tersebut bisa membuat  Emma berakhir dengan kantong kolostomi. Dan untuk melakukan penanganan lebih lanjut, dokterpun akhirnya melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan alat itu dari dalam tubuh Emma. Tindakan dokter pun dilakukan dengan lancar.

Berdasarkan kejadian itu,  Emma ingin meningkatkan kesadaran dan mendorong siapa pun dalam keadaan yang sama untuk mencari bantuan medis. “Kami tidak akan melakukan apa-apa karena malu, karena ada tabu besar tentang hal itu, padahal kami tahu kami membutuhkan bantuan medis. Saya ingin mengatakan terima kasih yang besar kepada kru ambulans dan staf Rumah Sakit Wrexham yang benar-benar baik, benar-benar meyakinkan dan tidak menghakimi.”

Baca:   Aneh, Tidak Merasa Hamil, Wanita Ini Lahirkan Bayi Saat Batuk

“Saya sering mendengar ada orang-orang yang mengalami sakit atau bahkan kehilangan nyawanya karena mereka terlalu malu untuk mendapatkan bantuan, aku akan benci jika itu terjadi pada seseorang,” jelas Emma. Seorang juru bicara Dewan Kesehatan Betsi Cadwaladr University mengatakan pihaknya sangat senang mendengar bahwa wanita tersebut merasa senang dengan perlakuan yang ia terima saat dalam perawatan walaupun awalnya dihalangi dengan rasa malu.