Alasan Kenapa Wanita di Inggris Tidak Pernah Pakai Celana Dalam

Celana-dalam

Wanita tidak pakai bra saat tidur, ini mungkin masih baru di Indonesia. Tapi, para pakar kesehatan justru menyarankan untuk tidur tanpa pakai bra dengan alasan kesehatan, terutama demi kelancaran aliran darah ke area payudara. Selain itu, tidak pakai bra saat tidur juga akan membantu pelepasan toksin atau racun dari dalam tubuh. Lalu bagaimana jika wanita tidak pakai celana dalam? Tentu ini merupakan berita yang cukup asing di telinga Anda, bukan?

Tapi tunggu dulu! Sebelum Anda memberi komentar dan merasa keheranan. Ternyata, fenomena ini ditemui di Inggris. Ya, ada alasan mengapa wanita Inggris tidak pernah pakai celana dalam. Berdasarkan penelusuran Lucy Adlington dalam sebuah jurnal sejarah berjudul “The story of the clothes we wear”. Ratu Inggris, Queen Elizabeth 1 hanya memiliki sepasang pakaian dan celana dalam, yang ia tidak pernah kenakan sampai ia wafat dan dimakamkan.

Baca:   Guru Ngaji Ini Doyan Curi Celana Dalam Tetangganya

“Di Inggris, kebiasaan tidak memakai pakaian dalam berlangsung cukup lama, bahkan sampai 19 abad sehingga menjadi tradisi yang turun temurun,” ujar Lucy, dikutip dari Tabloidnova.com, Senin (25/4/2016). Beberapa jenis pakaian dalam bahkan dirancang dalam bentuk celana pria. Sehingga, wanita Inggris tidak mengenal bentuk celana dalam segitiga atau seperti jenis ‘Thong’ yang banyak dikenakan wanita zaman sekarang. Mereka hanya menggunakan korset dibalik gaun atau dress mereka saja. Model celana dalam mirip milik pria ini mematahkan konsepsi gender yang ada di Inggris.

Baca:   5 Trik Tetap Cantik Untuk Anda Yang Khawatir Tua

Selain itu, ada keyakinan lainnya bahwa model celana dalam pria yang dikenakan wanita Inggris tidak higienis untuk suhu dan kesehatan organ kewanitaan. Ini yang seringkali memunculkan persepsi jika memakai pakaian dalam bagi wanita Inggris dianggap berlebihan dan tidak dibutuhkan. Menariknya, konsep ini pun mempengaruhi para wanita di Perancis.