Alasan Ridwan Kamil lebih pilih ketemu Ahok daripada Gerindra DKI

Gubernur DKI, Emil dan Pranowo

Pada Kamis 25 Februari 2016 lalu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambangi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Bukan hanya bertemu, pria yang lebih akrab dipanggil kang Emil itu mengaku membicarakan hal terkait politik. “Jadi inti ketemu Pak Ahok adalah kulo nuwun (minta izin) belajar program dan Pak Ahok juga tertarik belajar ke Bandung tentang berusaha tapi tidak perlu izin. Sisanya ngomongin politik memang,” kata Emil sambil tertawa.

Baca:   Pilgub DKI 2017, Ahok mengaku diujung tanduk

Emil memang digadang-gadang akan menyaingi Ahok dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017. Ia pun masuk dalam delapan bakal calon gubernur yang akan diusung oleh DPD Gerindra DKI pada Pilkada DKI 2017. Hanya saja, Emil tak pernah memenuhi undangan oleh Gerindra DKI. Pertama, pada 27 Januari 2016, saat silaturahim delapan bakal calon gubernur Partai Gerindra di Hotel Sari Pan Pacific, demikian diberitakan laman Kompas.

Baca:   Gusur Kaljodo Ahok bawa buldozer dan 2000 Satpol PP

Kedua, pada 12 Februari 2016, saat silaturahim bakal calon gubernur di Hotel Aryaduta. “Kalau saya datang ke acara Gerindra, berarti saya udah mutusin maju kan,” kata Emil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh awak media. Untuk ikut menjadi calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2017, rencananya Emil akan memberikan keputusannya pada Senin 29 Februrari yang akan datang.