Aneh, Hilang 3 jam di jamban, pemuda ini mengaku ketemu 7 wanita

pemuda-hilang-di-jamban

Sebuah kejadian aneh dialami oleh seorang pemuda di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Hilang selama 3 jam di sungai saat buang air besar, pemuda bernama Iwan Setiawan umur 21 tahun yang merupakan warga Jalan kelayan A RT 12 Kecamatan Banjarmasin Selatan, ditemukan dalam kondisi selamat. Warga yang mencari Iwan menemukannya dengan posisi kepala muncul di lubang jamban, tempat di mana dirinya terakhir kali diduga berada.

Peristiwa menghebohkan ini berawal dari pamitnya Iwan untuk buang air besar ke jamban yang berada di sungai Kelayan, yang berjarak sekitar 20 meter dari rumahnya, sekitar pukul 23.00 WITA. Setelah 30 menit berselang, Iwan tak kunjung pulang. Kedua orangtuanya kemudian menyusul ke jamban untuk mencari Iwan. Di jamban, mereka mendapati pintu jamban dalam keadaan terkunci dari dalam. Namun saat diketuk, sama sekali tidak ada jawaban.

Baca:   6 Hal-Hal Aneh dan Misterius yang Terdapat di Jalanan

Merasa khawatir, mereka kemudian mengintip melalui celah yang ada di dinding. Ternyata di dalam jamban tidak terlihat ada orang, hanya ada celana milik Iwan yang digantung di dalam jamban. Kedua orangtua Iwan kemudian melakukan pencarian dengan menggunakan senter di sekitar jamban. Warga yang melihat kemudian ikut membantu dan bahkan tidak lama kemudian tim rescue datang dan ikut melakukan pencarian.

Baca:   5 Mitos paling populer terkait gerhana matahari total

Dinding jamban kemudian dibongkar untuk memudahkan pencarian. Hariyanto warga setempat yang ikut melakukan pencarian mengatakan saat kejadian kondisi Sungai Kelayan dalam keadaan pasang. Proses pencarian dilakukan di sekitar jamban dengan menggunakan bambu, dan bahkan beberapa orang terjun ke sungai mencari hingga ke bawah jamban. Setelah tiga jam melakukan pencarian, tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya kepala Iwan di lubang jamban.

Pemuda bertubuh bongsor tersebut kemudian langsung dievakuasi. Namun anehnya menurut penuturan Hariyanto, saat diangkat tubuh Iwan dalam kondisi hangat sama sekali tidak seperti orang yang lama berendam di air. Ditemui di rumahnya, Rabu 2 Desember 2015, Iwan mengaku saat berada di Jamban dirinya dikuti oleh tujuh orang yang tidak dikenalnya. Orang-orang yang menurutnya merupakan perempuan itu kemudian mengajaknya untuk naik ke atas kereta berbentuk naga.

Baca:   Terkubur belasan tahun, 3 jenazah di Bogor tetap utuh

“Waktu itu saya mendengar orang-orang memanggil nama saya dan menyuruh untuk pulang,” katanya, dikutip dari Tribunnews.com. Orang-orang yang mengajaknya itu kemudian menawarkan kepada Iwan apakah dirinya bersedia untuk tinggal bersama mereka ataukah pulang ke rumah. “Saya bilang kasihan orangtua saya, lalu saya dipulangkan,” katanya.

loading...