Aneh! Simpan Mayat Ibunya, Supriyanto Sering Lakukan Ritual Aneh

Supriyanto

Seorang pria bernama Supriyanto membongkar makam ibundanya bernama Parimah dan membawa pulang mayat orang tuanya tersebut. Pria yang awalanya dikenal sebagai paranormal itu ternyata memiliki pengikut. Pria yang tinggal di Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diketahui warga sering mengadakan ritual aneh. Selain itu, Supriyanto diketahui warga hanya keluar malam hari serta memiliki sejumlah pengikut.

Kepala Desa Bojonegoro Siyono mengatakan, ritual aneh itu sering digelar pada Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Siyono juga menyebutkan kepercayaan yang dianut Supriyanto tidak jelas. “Supriyanto juga termasuk orang tertutup dan jarang bergaul dengan warga sekitarnya. Kalau keluar rumah suka malam hari,” kata Siyono. Sebagai seorang paranormal, Supriyanto memiliki banyak tamu. Apapun yang diucapkannya akan dituruti oleh tamu-tamunya. Jumlah tamunya belakangan berkurang dan hanya beberapa teman yang setia mengikutinya.

Baca:   Heboh! Pintu Menuju Neraka Muncul di China, Warga Ketakutan

Sementara itu, Iswanto, salah satu teman Supriyanto yang ikut diperiksa polisi, mengakui membantu membongkar makam ibu Supriyanto ketika jenazah sudah 40 hari dimakamkan. Iswanto mengaku sebagai pengikut Supriyanto. “Saya bantu dia karena termasuk kelompok jemaah bersama Supriyanto. Kita rutin menggelar perkumpulan dengan ritual di rumahnya,” kata Iswanto tanpa merinci ritual tersebut, dikutip dari Liputan6.com, Kamis (23/6/2016).

Perbuatan Supriyanto diketahui warga pada Selasa, 21 Juni 2016, pukul 00.00 WIB. Warga kemudian melaporkannya ke Polsek Kedu, Kabupaten Temanggung. Iswanto menyebutkan pengikut Supriyanto tidak banyak. Ia mengaku tidak takut ketika membongkar kuburan karena yang dibongkar adalah kuburan ibu Supriyanto, gurunya. “Memang bau. Tapi kan demi teman, apalagi beliau juga menjadi penasehat spiritual saya,” kata Iswanto.

Supriyanto dan dua temannya saat ini ditahan di Mapolsek Kedu. Mereka ditahan karena membongkar makam dan menyimpan mayatnya di rumah Supriyanto. Polisi masih terus mendalami kasus langka ini untuk mengetahui motifnya. Supriyanto membongkar makam setelah bermimpi ditemui seseorang yang berpesan agar mengambil mayat Parimah saat 40 harinya. Mimpi itu kemudian dianggap sebagai wangsit. Parimah meninggal dunia pada 14 April 2016 lalu dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Pada hari ke-40 kematian Parimah, Supriyanto membongkar makam ibu kandungnya itu dan menyimpan jasadnya di rumah.

Baca:   Geger! Ada Benda Misterius Jatuh dari Langit Timpa Kandang Milik Warga, Seperti Ini Penampakannya

“Hasil pemeriksaan sementara, mayat itu akan dihidupkan lagi. Supriyanto meyakini mayat ibunya itu akan hidup lagi,” kata Kapolsek Kedu, AKP Sri Haryono.

Leave your vote

points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…