Apes, Pemain bola berdarah batak ini dikira teroris

radja-nainggolan

Sungguh apes nasib pemain AS Roma yang juga pemain berdarah Indonesia yang memperkuat timnas Belgia, Radja Nainggolan. Pemain berdarah batak itu dikira teroris saat menginap di Radisson Blu Astrid Hotel di Antwerp, Belgia, pada Jumat 20 November 2015. Kejadian itu bermula saat dia memasuki hotel.

Sejumlah petugas ketakutan melihat Nainggolan yang mengenakan topi dengan tato yang menghiasai sekujur tubuhnya. Mereka lantas menelpon polisi. Polisi langsung meluncur ke lokasi. Beberapa dari mereka mengenali Nainggolan. Petugas keamanan langsung menenangkan situasi dan menyatakan bahwa situasi sudah terkendali.

Baca:   "Gila", Messi Mampu Menahan Bola dari Ketinggian 18 Meter!

“Ya memang benar, penampilan saya memang menakutkan. Tapi untunglah polisi mengenaliku,” kata Nainggolan seperti dikutip Pojoksatu.id. Naoufal Attar, teman Nainggolan, mengatakan di akun Instagram dan Twitternya bahwa petugas menelpon polisi karena melihat dia berbuat “mencurigakan.

Tapi akhirnya semua masalah selesai. Bahkan Nainggolan sempat selfie bersama polisi.