Arcandra Tahar: Saya Bukan Malaikat, Hanya Malaikat Yang…

arcandra tahar

Usai diberhentikan dari jabatannya sebagai menteri ESDM, Arcandra Tahar langsung menjadi penceramah di sebuah masjid di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yakni Masjid Al Azhar. Dalam ceramanya itu, Arcandra mengaku bahwa dirinya tidak mau membahas soal politik yang berkaitan dengan pencopotan dirinya jadi menteri ESDM oleh Jokowi.

Baginya, peristiwa tersebut adalah bagian dari takdir Tuhan. Ia memaknai peristiwa hidupnya ini, sebagai waktu untuk melakukan introspeksi diri.

“Saya bukan malaikat. Hanya malaikat yang tidak punya salah. Jadi, kalau dalam perjalanan sampai hari ini ada kata-kata yang salah, mungkin pulsa bapak-bapak terbebani karena trending topic itu, saya mohon ikhlaskan. Begitu juga waktu bapak-bapak yang habis karena anak yang satu ini,” ucap Arcandra di balik mimbar.

Baca:   Jilboobs, Komunitas Berjilbab Yang Menuai Kontroversi

Ia menegaskan, dirinya sama sekali tidak berniat mencari kehebohan ataupun ketenaran atas peristiwa yang menimpanya ini, termasuk isu dwi kewarganegaraannya. “Untuk itu, saya tutup Subhanallah, Astagfirullah. Wassalamualaikum, Warrahmatullahi Wabarakatu,” ucap pria yang selama 20 tahun terakhir ini menetap di Amerika Serikat, dikutip dari kompas.com.

Presiden Joko Widodo akhirnya memberhentikan dengan hormat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar, Senin (15/8/2016) malam. Pencopotan ini menyusul isu dwi-kewarganegaraan yang dimiliki Arcandra.

Baca:   Heboh! 15 Nenek Tampil Setengah Bugil Demi Amal

“Menyikapi status kewarganegaraan Menteri ESDM, setelah mendengar dari berbagai sumber, Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Saudara Arcandra Tahar dari posisi Menteri ESDM,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Senin malam.

Sebagai pengganti, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Kemaritiman sampai ada menteri ESDM definitif.