Asal Ngomong Soal Kejatuhan Soeharto, Lulung disindir Kurang Banyak Baca

Lulung

Lulung Lunggana alias Haji Lulung kembali bikin publik heboh usai menyebut bahwa kejatuhan pemerintahan mantan presiden Soeharto pada tahun 1998 dikendalikan oleh komunis. Sekjen PPP, Arsul Sani, langsung menyarankan Lulung untuk lebih banyak membaca buku-buku atau tulisan yang berkaitan dengan dengan sejarah reformasi Mei tahun 1998.

“Sahabat saya Pak Haji Lulung mesti banyak baca lagi lah artikel, buku, referensi yang terkait dengan peristiwa reformasi Mei 1998. Perlu baca lagi,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6/2016). Sebelumnya, Lulung menyebut kejatuhan Soeharto dikendalikan komunis.

Baca:   Ingin Aman dari Begal, Pakai Gantungan Kunci Haji Lulung

Anggota Komisi III DPR ini mengaku partainya tidak menyiapkan sanksi bagi Lulung. Sebab saat itu, Lulung berargumen sebagai ketua umum pusat pemuda panca marga. “Kita saling mengingatkan supaya tidak gampang ber-statement yang punya implikasi bukan membangun persatuan tapi menimbulkan perpecahan,” tuturnya, dikutip dari Merdeka, Sabtu (4/6/2016).

Arsul menegaskan, Lulung tak mengantongi data yang kuat. Dia juga menilai Lulung menyinggung aktivis yang kritis di era orde baru. “Ya harus ditanya Pak Lulung, dia menyampaikan buktinya apa. Itu menyinggung teman-teman mahasiswa yang sekarang sudah menjadi tokoh di mana-mana,” pungkasnya.