Banyak dicari, batu akik Victoria Agate badar dijual hingga miliaran rupiah

Victoria-Agate-Badar

Tren batu akik boleh saja semakin lesu. Namun, tidak semua batu akik merasakan dampak yang sama dalam hal penurunan harga jual dan juga peminat. Contohnya batu akik Victoria Agate badar, batu ini incaran para pengunjung pameran batu akik di Plaza Jambu Dua. Batu akik jenis ini berasal dari Bengkulu dan memiliki corak pemandangan. Ada juga yang bercorak angka dan huruf. Menariknya, motif gambar pada batu jenis ini terdapat di kedua belaj sisinya.

Di beberapa daerah, batu jenis ini memiliki harga yang sangat fantastis mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Bahkan pernah batu jenis ini ditawar hingga miliaran rupiah. “Batu ini memang coraknya sangat bagus. Setiap kali kontes pasti menang,” ucap panitia pelaksana pameran, Hery Hervian, dikutip dari Pojoksatu.id, Selasa 6/9/2015.¬†Selain Victoria Agate, batu akik yang banyak dicari adalah jenis pandan, pancawarna, pandan bacan, giok Aceh, solar, raflesia, lavender dan kecubung.

Baca:   Ini cerita batu akik asal Papua yang melegenda, semakin diburu kolektor

Keunggulan batu akik dibanding perhiasan emas

Berbeda dengan aksesori perhiasaan emas yang telah digemari semenjak lama, baik di Indonesia dan mancanegara. Batu akik, baru menjadi tren di Tanah Air beberapa tahun belakangan saja. Dari wawancara Kompas Female bersama perajin dan produsen batu akik di Kebumen, Jawa Tengah, Sidarto, diketahui bahwa batu akik meledak jadi tren pada tahun 2006 silam. Kemudian, popularitasnya terus meningkat hingga tahun 2011 kemarin.

Menurut Sidarto, ada beberapa alasan, mengapa batu akik digemari oleh banyak orang, bahkan beberapa tahun belakangan kepopuleran batu akik, melebihi perhiasan emas. “Harga emas dan batu mulia beberapa waktu lalu sempat sangat mahal, maka itu orang memilih batu akik,” ujar Sidarto. Kemudian, dia melanjutkan, batu akik memiliki keunggulan daripada perhiasan emas, yakni tak dapat digandakan atau ditiru.

Baca:   Seperti Ini Sejumlah Misteri di Balik Serial Kartun Upin dan Ipin, Anda Wajib Tahu

“Batu mulia, perhiasan emas, mungkin memiliki keistimewaan. Tetapi batu akik itu unik,” imbuhnya, dikutip dari Kompas.com. Unik, menurut Sidarto, dalam artian jika seseorang mengenakan perhiasan emas atau batu mulia dan bersanding dengan orang lain yang mengenakan perhiasan serupa, maka dapat dibedakan strata sosial dan kemampuan orang tersebut.

Namun, untuk batu akik berbeda, Sidarto berujar, “Kalau orang pakai batu akik harga lima puluh ribu sama sejuta, tidak akan ada yang tahu. Sebab, masing-masing batu itu berbeda dan subjektif,”¬†terangnya. Sidartopun mengatakan bahwa menjual batu akik tak memiliki takaran atau ukuran. Pada dasarnya penjual menentukkan harga secara subjektif, beda pembeli, beda batu, dan beda harga. “Harganya tidak bisa dibanderol, yang penting jujur pada pembeli,” pungkasnya.