‘Batman’: Sanusi Ditangkap Kok Ahok Yang Diserang

Ahok Basuki

M Sanusi terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK terkait suap reklamasi di Jakarta. Sejak saat itu, nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terus dikait-kaitkan karena mengeluarkan izin soal reklamasi. Namun, Ketua Komunitas Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman), Immanuela Ebenezar, tidak setuju dengan anggapan yang menyebut Ahok ikut bermain di dalam kasus dugaan korupsi proyek reklamasi teluk Jakarta karena telah mengeluarkan izin lebih dulu untuk pengerjaan proyek.

Baca:   Tantang PNS Yang Tidak Suka Padanya Mundur, Yusril: Bagaimana Kalau PNS Minta Ahok Mundur?

“Beliau tidak buta hukum kok, ini sudah melalui prosesnya, apalagi kan sekarang belum ada yang memutuskan dia bersalah,” kata Immanuel di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, dikutip Suara.com, Sabtu(9/4/2016). Menurut dia, isu miring tersebut sengaja ditiup dari oknum yang tak ingin Ahok memimpin Ibu Kota lagi. Sehingga baginya, tak ada alasan untuk menarik dukungan kepada mantan Bupati Belitung Timur itu.

Baca:   Adian Napitupulu: Dia (Prabowo) Pengurus Kuda Yang Baik

“Kita tetap konsisten mengingatkan Pak Ahok, konsisten menjalankan program yang sudah dijalankan Pak Ahok. Fungsi Batman tetap untuk memenangkan Ahok, itu yang penting,” ujarnya. Lebih lanjut kata Immanuel, jika memang Ahok kelak tersangkut kasus hukum, dia tentu akan kecewa. Namun sejauh ini, menurut dia belum ada indikasi ke arah sana.

Baca:   Risma Ajukan Syarat Ini Jika Ada Yang Mengusungnya Lawan Ahok di Pilkada DKI 2017

“Sanusi yang ditangkap kok Ahok yang diserang? Kita tetap yakin, usut terus saja Sanusi itu,” ucapnya. Isu reklamasi mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi bersama dengan seorang Karyawan PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro. Pihak swasta diduga menyuap Sanusi terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang reklamasi di teluk Jakarta.

loading...