Batu akik Hajar Jahanam jadi primadona di ‘Bursa Akik Nasionl’

batuk-akik-sintetis

Pameran batu akik nasional diselenggarakan di Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur dengan mengundang sejumlah pedagang batu akik dari seluruh Indonesia. Pameran batu akik tersebut bertema “Bursa Akik Nasional” dan dilaksanakan di bekas stasiun PJKA/KAI di Jalan Trunojoyo, Pamekasan. “Bursa akik nasional ini akan berlangsung hingga Minggu 29 November 2015,” kata panitia pelaksana pameran, Achmad Soleh.

Beragam jenis akik dipamerkan dalam ‘Bursa Akik Nasional‘ kali ini. Antara lain Kecubung Api dari Sumatra, Reflesia dari Bengkulu, Ijo Garud dan Bulu Macan. Ada juga akik Hajar Jahanam Lio Garud dan Java Green. Pameran yang dibuka sejak Selasa (24/11) siang itu, mampu menarik minat penggemar batu akik di Pulau Madura. Baik dari Kabupaten Pamekasan maupun dari tiga kabupaten lain, yakni Kabupaten Sumenep, Sampang dan Bangkalan.

Baca:   Luar Biasa! Ini Rahasia Kakek 92 Tahun Bisa Puaskan 97 Istrinya, Pria Wajib Tahu Neh!

Beberapa anggota DPRD dari Kabupaten Bangkalan bahkan terlihat mengunjungi lokasi pameran. Dari berbagai jenis batu akik yang dipamerkan itu, batu akik Hajar Jahanam menjadi primadona dan yang paling banyak dilihat pengunjung. Umumnya para pengunjung pameran menanyakan ada tidak kaitannya dengan obat oles kuat lelaki dari negara Arab Saudi yang juga bernama Hajar Jahanam.

Harga batu akik yang dipamerkan dalam kali ini bervariatif. Yakni berkisar dari puluhan ribu, ratusan, hingga jutaan rupiah. Kaum perempuan dan ibu-ibu rumah tangga, juga terlihat banyak yang mengunjungi lokasi pameran. Tidak hanya sekedar melihat, mereka juga berbelanja berbagai jenis batu akik yang dinilai menarik dan cocok digunakan kaun perempuan. “Kalau saya tidak cari akik untuk cincin, tapi untuk kalung,” kata Sri Hidayati, ibu rumah tangga asal Tlanakan, dikutip dari Republika.co.id.

Ibu dua orang anak ini mengaku, senang memakai akik, sejak pemberitaan di berbagai media mulai ramai. Apalagi dia menyaksikanpenggemar batu akik merambah hingga di kalangan artis papan atas. Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyatakan, digelarnya pameran batu akik berskala nasional di Kabupaten Pamekasan, diharapkan bisa menggugah para pengrajin batu akik lokal Pamekasan bisa berkreasi lebih baik lagi.

Baca:   Bor Tak Mampu Menembus Kepala Manusia Super Ini

“dengan berkreasi lebih baik lagi, diharapkan mereka mampu meningkatkan pendapatan,” ujarnya.