Biadab! Kematian Eno Parinah Dijadikan Lelucon di Malaysia

Lelucon-kematian-Eno-Parinah

Kematian Eno Parinah (19) secara tragis usai dicangkul oleh tiga orang pelaku yang merupakan orang terdekatnya bukan hanya jadi perhatian media di Indonesia, tapi juga media negara tetangga, Malaysia. Sayangnya, pembunuhan sadis tersebut justru menjadi lolucon di Malaysia. Beberapa pengguna media sosial di Malaysia menirukan posisi kematian Eno Parinah dengan cara mengejek dan mengolok-olok.

Seperti dilansir Myneshub.cc, dikutip dari Pojoksatu, salah satu dari pengguna media sosial Malaysia yang mengejek kematian Eno Parinah adalah anggota polisi setempat. Hal itu didasarkan pada hasil penelusuran di halaman Facebooknya. Pengguna akun Facebook El Torreto, mengunggah gambar parodi dengan judul: “Korban perkosaan terbaru, sebelum ni guna cangkul, tapi yang ni menggunakan sekop sampah. Tragis. PDRM action.”

Baca:   Depresi, Nenek 65 Tahun Lompat Ke Kolam Yang Berisi 1000 Buaya

Sementara, dua lagi gambar parodi yang tidak diketahui pelakunya juga melakukan hal serupa. Mereka memasukkan sendok sampah di bagian bawahnya sambil berbaring telentang dan menutup wajah. Mereka menirukan posisi Eno Parinah saat ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan di mes. Sontak, foto-foto yang mengolok-olok Eno Parinah itu banjir kecaman dari pengguna media sosial di Malaysia.

Baca:   Dituduh kawini Nyi Roro Kidul, bupati Purwakarta sebut sudah biasa

Aksi kurang ajar mereka itu dianggap menampilkan sikap tidak sensitif karena menjadikan tragedi memilukan sebagai bahan lelucon. “Tergamak mereka buat begini. Bagaimana jika kejadian buruk itu terjadi pada ibu atau adik perempuan mereka? Sanggupkah bergurau seperti ini?” kecam seorang netizen. “Perempuan ni bukan saja adik beradik kita atau teman taulan. Tapi juga istri, ibu kita, orang yang melahirkan anak-anak kita.. kurang ajar punya joke!” komentar ZF Zamir.