Bukti Jessica bunuh Mirna akan dibuka di sidang Praperadilan

Jessica-kumala-wongso

Tak lama setelah keluar dari RSCM setelah melalui tes kejiwaan untuk kepentingan penyelidikan, pihak Jessica langsung mengajukan gugatan praperadilan secara normatif. Pihak Jessica menempuh hal ini terkait prosedur penyidik kepolisian yang menetapkan tersangka kepada Jessica Kumala Wongso. Kombes Pol Krishna Murti selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengklaim penetapan Jessica sebagai tersangka sudah memenuhi unsur penyidikan.

Baca:   Misteri Hilangnya Celana Jessica dan Juga Garukan di Paha Kanan

“Penetapan tersangka kan ada ketentuanya, tidak boleh asal. Minimal ada dua alat bukti dan memenuhi syarat formil,” ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/02/2016). Krishna mengaku telah menyiapkan seluruh materi gugatan dan akan diberikan kepada tim hukum Polda Metro Jaya, termasuk mengenai salah satu materi gugatan yang dipermasalahkan tim kuasa hukum Jessica, yaitu mengenai tidak adanya surat penggeledahan dari pengadilan.

Baca:   Mutilasi 2 anaknya, Brigadir Petrus Bakus bisa lolos dari jerat Hukum

Krishna menjelaskan, penggeledahan oleh penyidik kepolisian dalam kondisi tertentu tak memerlukan surat perintah dari pengadilan. “Tapi segera setelah itu harus membuat surat penetapan dari pengadilan dan itu sudah ada semua,” tandas Khrisna, dikutip dari Rimanews.com, Rabu 17/2/2016. Sementara surat penggeladahan dari pengadilan wajib dibawa oleh penyidik ketika melakukan penggeledahan terhadap bangunan tidak bergerak.

Baca:   Jessica Kumala Wongso diperiksa 20 dokter kejiawaan di RSCM

“Bangunan tidak bergerak itu harus (ada surat dari pengadilan). Tapi kalau ada barang dikhawatirkan hilang, segera buat perintah penggeledahan dari penyidik. Boleh dan itu sudah berjalan. Nanti kita uji,” tutup Krishna.

loading...