Cahaya Fajar Ahok Tambah Terang di Kasus Sumber Waras

Ahok

Siapa yang salah dalam pembelian lahan Sumber Waras? Ahok atau BPK? Pertanyaan itu hingga kini masih belum terjawab karena masing-masing pihak mengaku benar. Namun, keterangan Direktur RS Sumber Waras Abraham Tejanegara tentu saja membawa angin segar bagi Ahok. Sebab stigma audit BPK yang selama ini tidak bisa dievaluasi siapa pun, akan mulai tergeser.

Ahok menegaskan, bagi pihak manapun yang belum terpuaskan dengan audit BPK tetap memiliki jalur pengaduan. Jalur yang bisa ditempuh bukan gugatan pengadilan, tapi Dewan Kehormatan BPK. Dia juga enggan membahas lebih dalam perseteruannya dengan BPK terkait pembelian RS Sumber Waras. Namun begitu, dia meyakini proses hukum yang tengah berjalan di KPK akan berakhir dengan kebenaran.

Baca:   Rizal Ramli Sindir Ahok: Baru Dikepret Lari ke Bosnya (Jokowi)

“Film ini masih panjang. Jagoan yang menang itu masih di ujung film bos, tunggu aja,” ujar Ahok di Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Senin (18/4/2016). Ahok meyakini kasus Sumber Waras lambat laun akan menemui titik terang. Kegelapan yang menyelimutinya, sedikit demi sedikit akan tersaput hilang oleh cahaya fajar kebenaran.

“Kemarin kan saya cerita, kamu kalau bangun pagi-pagi, pernah lihat cahaya fajar kan? Yang makin lama tambah terang sampai tengah hari. Itulah jalan, kalau saya benar, tetap akan terus terang. Kamu enggak bisa tahan. Enggak ada kegelapan yang bisa menahan cahaya fajar. Dia akan terus tambah terang,” ujar Ahok.

Baca:   Tanda Silang dan Coretan 'Gila' Ahok di Pembahasan Reklamasi

Namun begitu, bola panas itu kini tengah menggelinding ke kantor KPK Jakarta. Tim penyidik lembaga antirasuah itu masih terus bekerja menyelidiki laporan BPK atas dugaan kerugian negara dalam kasus tersebut. Siapa yang terkuat antara BPK dengan Ahok, tunggu saja hasil akhir penyelidikan dari KPK.