Cemburu Dijodohkan dengan Pria Lain, Rahmat Tega Cangkul Kemaluan Eno

Eno-Korban-Pembunuhan

Latar belakang pembunuhan sadis yang dilakukan Rahmat terhadap Eno satu per satu mulai terungkap. Belakangan diketahui bahwa Rahmat tidak terima kekasihnya Eno (19) yang merupakan buruh pabrik plastik di Tangerang jatuh ke tangan pria lain. Karena gelap mata dan sudah dibutakan oleh cinta, Rahmat bersama dua rekannya menghabisi nyawa Enno.

“Memang adanya unsur perjodohan korban itu menjadi pemicu,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar Sutarmo saat ditemui di ruang kerjanya, di Markas Polres Metro Tangerang Kota, dikutip Liputan6.com, Senin (16/5/2016). Sutarmo mengatakan, sebelumnya korban sempat mengabarkan kepada Rahmat bahwa dia akan dijodohkan. Karena itu Rahmat menghubungi korban via pesan singkat dan meminta bertemu untuk memeluk dan mencium korban terakhir kalinya.

“Karena itu saat Rahmat datang ke mess, korban membukakan pintu untuknya. Rahmat juga sempat minta untuk berhubungan badan, tapi ditolak oleh korban,” kata Sutarmo. Rahmat marah. Sekonyong-konyong dia meninggalkan mess tempat Enno tinggal. Di perjalanan dia bertemu RAH dan MA. Keduanya mengajak Rahmat untuk membunuh korban.

“Dia enggak bakal jadi pacar kamu lagi kok,” kata Sutarmo menirukan ucapan tersangka. Kemudian ketiganya bersama-sama masuk ke kamar mess korban dan melakukan pembunuhan. RAH, tersangka yang berstatus siswa SMP itulah yang memegang cangkul. Alat pertanian itu dia dapat dari pojok luar mess yang biasa digunakan untuk renovasi.

“Itu pesan pelaku yang kita dapat dari hasil pra rekonstruksi ketiga kali dan olah TKP empat kali,” kata Sutarmo. Untuk penyebab pasti kematian korban, Sutarmo mengaku belum memastikan apakah disebabkan oleh tindakan kekerasan dengan gagang cangkul tersebut atau hal lain. “Kita masRahmat menunggu hasil visum,” kata Sutarmo.

loading...