Cerita haru muslim Amerika ditraktir makan di malam Natal

Nota-muslim-AS-dibayari-makan

Kasih itu memang indah. Hal itu dirasakan betul oleh sebuah keluarga muslim di Amerika ditengah ujaran kebencian anti-Islam yang dikobarkan oleh Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump yang melarang imigran muslim di seluruh dunia masuk ke Amerika Serikat jika ia terpilih. Walau demikian, tidak semua warga Amerika mau menuruti kata Donald Trump, tapi justru memberikan dukungan terhadap keberadaan warga muslim di Amerika.

Sikap toleransi dan saling menghargai antara umat beragama ditunjukkan oleh seorang warga Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya. Sikap itu ditunjukkan dengan ucapan menyentuh hati dan membayar semua tagihan makanan suatu keluarga muslim Arab di Amerika yang sedang berkunjung ke sebuah restoran. Cerita manis toleransi itu ditulis sebuah akun bernama Eslam S. Mohamed di laman Facebooknya.

Baca:   7 Pertanda Anda Akan Segera Dilamar Oleh si Dia, Apakah Kamu Sudah Siap?

Kejadian tersebut bermula ketika dirinya dan keluarga berkunjung ke sebuah restoran di Amerika Serikat saat malam Natal. Eslam mengatakan seluruh pengunjung mengetahui bahwa dia dan keluarganya adalah keluarga muslim Arab karena bahasa dan pakaian yang dikenakan.

“Kemarin saya pergi ke Olive Garden restoran untuk makan malam dengan keluarga. Kami adalah sekeluarga, terdiri dari 7 orang dewasa dan 5 anak-anak. Semua orang di restoran itu mengetahui bahwa kita adalah orang Arab Muslim karena di meja bahasa dan wanita sedang syal di atas kepala mereka (Hijab),” tulis Eslam di akun Facebooknya, dikutip dari Merdeka.com, Senin 28 Desember 2015.

Baca:   Anggota Banser Yang Memeluk Bom di Malam Natal Bernama Riyanto

Seusai makan, Eslam meminta tagihan pembayaran kepada pelayan restoran, dia mengaku terkejut, karena di kertas tagihan itu terdapat tulisan “Terbayar, Selamat Natal keluarga indah”. Dia mengatakan dirinya dan keluarga sangat terharu mendapatkan ucapan menyentuh itu.

“Setelah menyelesaikan kami meminta penerimaan dan pelayan datang kepada kami dengan yang diterimanya dalam gambar. Ya, seseorang membayar untuk kami dan menulis kata-kata indah di tanda terima. Aku tidak bisa mengungkapkan bagaimana tindakan ini menyentuh hati kami,” ujarnya. Dari cerita Eslam, dia dan keluarganya merasa bersyukur masih ada warga Amerika yang menghargai keberadaan mereka di sana. Melalui akunnya, dia memberikan respon dengan haru biru tindakan istimewa seseorang yang tidak menyebutkan namanya itu.

Baca:   Tersinggung ditraktir Makan, Pria Turki Tembak Teman

“Di antara semua hal-hal buruk terjadi pada umat Islam dan pidato kebencian bahwa calon presiden telah membuat akhir-akhir ini, masih ada cahaya dalam gelap, masih ada harapan dalam frustrasi. Semua apa yang bisa saya katakan untuk yang melakukan itu, Merry Christmas untuk Anda juga dan Tuhan memberkati hati yang indah yang Anda memiliki,” tulis Eslam haru.

loading...