Cewek panggilan asal Bogor layani tamu hingga tengah hutan di Belitung

cewek-panggilan-bogor

Selain terkenal dengan talasnya, Bogor ternyata juga terkenal dengan cewek panggilannya. Di Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, cewek asal Bogor dikenal ramah dan pandai melayani pria hidung belang. Mereka bekerja di tempat karaoke, kafe, diskotik, dan hotel. Tak jarang dari mereka rela masuk hutan melayani pria hidung belang.

Ya, di Manggar Belitung Timur, kafe tak hanya ada di tengah kota. Puluhan kafe juga dibangun di tengah hutan, tepatnya di hutan Mirang. Pelayan kafe di tengah hutan nyambi sebagai cewek pemuas syahwat. Dentuman musik mengubah suasana sepi di tengah hutan menjadi ramai dan menggairahkan. Sebotol bir ditambah kehadiran cewek-sewek seksi asal Bogor menambah gairah para penambang timah. Mereka melewatkan malam panjang bersama cewek panggilan Bogor.

Baca:   Mengerikan! 75 Persen Wanita di Negara Ini Jadi Korban Pemerkosaan, Turis Wajib Waspada

Setiap malam, kafe di tengah hutan disesaki penambang timah. Kehadiran kafe di dekat lokasi tambang timah membuat para penambang tidak kesepian, meski jauh dari istri dan anak. Para penambang timah tak perlu jauh-jauh ke Kota Manggar menikmati cinta satu malam. Sebab, mereka bisa merasakannya di tengah hutan bersama cewek-cewek kafe asal Bogor.

Baca:   Laporkan Anggota Polisi, SPG Cantik Justru Dipenjara 7 Bulan

“Iyalah pernah juga kesana, tapi cuma sebulan. Aku balik lagi ke Manggar. Di sana banyak teman aku juga (cewek Bogor),” ujar Shanty (23), cewek panggilan Bogor yang kini bekerja sebagai pelayan kafe di Manggar Belitung Timur, dikutip Pojoksatu.id. Cewek asal Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor ini mengaku tak betah kerja di kafe tengah hutan karena nyamuknya ganas-ganas.

Baca:   Di Belitung, cewek Bogor jadi primadona pria hidung belang

“Bukan cuman lakinya yang ganas. Nyamuknya juga ganas-ganas. Klo mengigit, bekas gigitannya tuh bentol-bentol. Klo digaruk, keluar cairan,” ujar Shanty yang mengaku sudah 10 bulan bekerja di Belitung Timur.

loading...