Chelsea Kalah 3-0, Mourinho: Ini hasil pertandingan palsu

jose-mourinho

Sepertinya Chelsea belum mampu tampil bagus seperti ketika mengalahkan Barcelona di ajang pramusim 2015. Terbukti, dalam 2 laga awal Liga Premier Inggris, Chelsea belum juga meraih hasil positif. Dalam pertandingan pekan ke 2 Liga Premier Inggris, Chelsea harus menelan kekalahan dengan skor yang cukup memalukan 3-0 dari Manchester City di stadion Etihad pada Minggu 16 Agustus 2015. Seperti biasa, manajer Chelsea Jose Mourinho tidak mau mengakui kekalahan ini dengan jujur.

Masing-masing gol kemenangan City dicetak oleh Aguero, Kompany dan juga Fernandinho. Namun, bagi manajer Chelsea Jose Mourinho, kekalahan dari City adalah hasil pertandingan ‘palsu’. Manajer asal Portugal itu belum bisa menerima sepenuhnya kekalahan memalukan ini dan menurutnya, Chelsea sudah bermain bagus di babak kedua.

Chelsea sendiri sudah berada dibawah tekanan City sejak pertandingan dimulai. Bahkan sebelum memasuki detik ke 30 gawang Begovic nyaris dibobol oleh Aguero, untuk ia masih mampu menepisnya. Aguero kembali mengancam gawang Chelsea pada menit ke 15 dan juga 17, namun lagi-lagi Begovic menjadi penyelamat. Pada menit ke 31 Begovic benar-benar sudah tidak sanggup untuk menahan gempuran Aguero dan gawangnya pun jebol dan skor jadi 1-0 untuk City.

Baca:   Jose Mourinho: Guardiola pelatih botak yang tidak suka sepak bola

Pada babak kedua, Chelsea coba untuk memperbaiki performa. Mereka mampu menekan balik City, namun tidak ada satu pun peluang yang benar-benar berbahaya yang mengancam lini pertahanan City. Berusaha terus untuk menyamakan kedudukan, gawang Chelsea justru kembali jebol di 10 menit terakhir pertandingan lewat Vincent Kompany dan juga Fernandinho. Dengan demikian, Chelsea harus pulang dengan kekalahan 3-0.

“Ini hasil palsu. Kami bermain lebih baik di babak kedua. Apa yang mereka lakukan di babak pertama, kami lakukan di babak kedua,” ujar Mourinho seperti dikutip BBC. “Kami mendominasi dan ketika mereka merasa dalam ancaman, dan mereka tertekan, mereka mengganti Aguero serta Sterling, mereka coba kembali mengontrol pertandingan tepat di saat mereka mencetak gol kedua. Bagi saya, hasil ini benar-benar palsu,” sambungnya.

Baca:   Manchester City gulung Chelsea 3-0 di Stadion Etihad

Secara statistik menurut Soccernet, Chelsea memang menguasai jalannya pertandingan dengan persentasi 59:41. Tapi dalam hal menciptakan peluang, City justru lebih banyak yakni 18 tembakan dengan 8 mengenai sasaran. Sementara Chelsea 10 tembakan dengan 3 kali mengenai sasaran. “Kiper mereka tampil bagus dan kami tidak bisa bikin gol. Mereka hanya mengandalkan bola-bola panjang dan kami bahkan mampu mengatasinya. Kami sama sekali tidak tertekan di babak kedua, sebaliknya masalah ada pada mereka.”

“Sepuluh detik setelah laga dimulai, Aguero ada di belakang barisan pertahanan saya. Kami memulai dengan buruk,” demikian Mourinho. Dengan hasil buruk ini, Chelsea kini berada di posisi 16. Ini merupakan start terburuk Chelsea sejak musim kompetisi 1998-1999.