Curahan Hati Seorang Istri Selingkuh Dengan 10 Pria Karena Tak Puas dengan Suami

selingkuh

Seks erat kaitannya dengan kepuasan saat berhubungan intim. Karena merasa tidak puas dengan suami, seorang wanita rela selingkuh dengan 10 pria tanpa kontrasepsi selama ia menikah 20 tahun. Namun, ia akhirnya wanita tersebut insaf dan kini ia sedang hamil ketika hanya berhubungan dengan suaminya. Kenapa itu bisa terjadi dan apa yang membuat wanita ini selingkuh? Dilansir dari Liputan6.com, berikut curahan hati wanita tersebut:

“Saya seorang istri berusia 40 tahun, sekarang sedang hamil 2 bulan. Anak saya 2 orang, sulung berumur 16 tahun, adiknya 7 tahun. Saya berhubungan intim dengan suami 10 atau 15 hari sekali. Di samping itu, saya 2 atau 3 kali berhubungan intim pula dengan laki-laki lain, bukan pula satu orang, tetapi kadang-kadang dengan laki-laki yang berlainan.

Sudah ada 10 orang yang berhubungan intim dengan saya sejak saya kawin 20 tahun yang lalu. Hal ini saya lakukan karena saya tidak puas dengan suami yang monoton saja, tidak ada variasi, cepat keluar, dan saya jarang orgasme. Dengan laki-laki lain itu saya umumnya puas. Namun, saya bukan PSK, karena saya melakukannya dengan atasan atau teman sekerja, dan saya tidak mengharapkan uang walau mereka selalu memberinya.

Baca:   5 Bahaya Kelamaan Memakai Sepatu High Heels

Lima bulan yang lalu, atau 3 bulan sebelum hamil, saya tidak berselingkuh lagi dengan orang lain. Saya melakukannya hanya dengan suami. Saya sudah insaf, takut dosa, tidak mau lagi mengkhianati suami, dan malu dengan anak. Selama berselingkuh itu saya tidak memakai alat kontrasepsi, para pria itu juga tidak memakai kondom, tetapi saya tidak hamil selama 7 tahun, seusia anak saya yang bungsu itu.

Saya kira saya tidak hamil lagi, walaupun menstruasi masih teratur. Pertanyaan saya, mengapa saya hamil lagi setelah 3 bulan tidak berhubungan intim lagi dengan orang lain itu? Mengapa saya hamil ketika hanya bersetubuh dengan suami? Sebulan lalu saya mengalami perdarahan. Dokter mengatakan kandungan saya baik, dan setelah diberi obat, perdarahan itu berhenti. Namun, saya tetap takut kalau anak tersebut akan lahir cacat. Apakah sebaiknya kandungan itu saya gugurkan?”

Berikut jawaban Ahli Seksologi dan Andrologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali Prof. Wimpie Pangkahila Sp.And.

“Ketidakpuasan seksual Anda dengan suami sebenarnya dapat diatasi kalau ada kemauan baik bersama. Apalagi penyebabnya sudah jelas, yaitu Anda tidak dapat mencapai orgasme karena suami cepat mengalami ejakulasi. Selain itu Anda juga merasakan kejemuan karena kehidupan seksual dengan suami berlangsung monoton atau tanpa variasi. Semua itu sebenarnya dapat diatasi kalau ada komunikasi yang baik antara Anda dan suami.

Baca:   7 Hal Ini Bisa Anda Sesali Jika Anda Tidak Lakukan Sekarang, Ingat Kesehatan Anda Penting

Variasi seksual dapat dilakukan kalau dikehendaki bersama. Ejakulasi yang cepat terjadi juga dapat diatasi dengan baik. Kalau masalah itu diatasi, sangat mungkin Anda tidak sampai melakukan hubungan seksual dengan pria lain, apalagi dengan banyak orang. Sungguh sayang, karena itu sudah terjadi. Syukurlah kalau kini Anda sudah tidak mau lagi melakukan hubungan seksual dengan banyak pria seperti dulu.

Mudah-mudahan kesepuluh pria itu semua sehat, tidak mengidap salah satu penyakit menular seksual (PMS), yang berarti Anda tidak tertular penyakit itu. Selanjutnya tentu Anda dan suami harus membangun sebuah kehidupan seksual yang harmonis. Dengan demikian, Anda tidak lagi mengalami masalah seperti dulu yang kemudian mendorong Anda melakukan hubungan seksual dengan pria lain, bahkan banyak orang.”