Diduga Terlibat Kasus Korupsi Reklamasi, M Taufik Siap Diperiksa KPK

Mohamad Taufik

Terkait dengan kasus korupsi reklamasi pulau di Jakarta yang melibatkan Mohamad Sanusi, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DKI Jakarta, M Taufik mengaku siap diperiksa oleh KPK. “Siap, harus siap, karena memang dari kami tidak ditutup-tutupi,” ujar Taufik saat dikonfirmasi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/04/2016).

Baca:   Tanda Silang dan Coretan 'Gila' Ahok di Pembahasan Reklamasi

Dalam kapasitasnya, Taufik memang sangat erat dalam pembahasan Raperda tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang (RTR) yang diduga menjadi biang keladi terjadinya korupsi yang telah menjerat adik kandungnya, Mohamad Sanusi. Namun dia menepis adanya kongkalingkong untuk melonggarkan kewajiban bagi perusahaan pelaksana reklamasi seperti yang selama ini terungkap. Sebab menurutnya, setiap pembahasan Raperda tersebut dengan eksekutif, rapat selalu dibuka untuk umum.

Baca:   Tewas Mengenaskan, Polisi Justru Salahkan Eno Parinah, Alasannya?

“Dalam rapat Baleg itu kan terbuka semua, enggak ditutup-tutupin. Semua rapatnya terbuka. Semua orang boleh nonton,” ujarnya, dikutip dari laman Rimanews.com, Kamis (7/4/2016). Dengan begitu, dia pun menampik adanya upaya sabotase pasal seperti yang selama ini terkuak. Dimana lapisan lagislatif diduga dengan sengaja menyisipkan angka 5 persen sebagai kontribusi tambahan.

Nilai tersebut diketahui lebih kecil dari Peraturan Gubernur hasil formula kajian tim ahli sebesar 15 persen dikali nilai jual objek dan lahan yang dijual sebagai kewajiban yang harus dilakukan pengembang ketika melakukan pembangunan di pulau reklamasi.

loading...