Diundang Teman Ahok Untuk Verifikasi KTP, Politisi Gerindra Berkoar-Koar di Twitter

habiburokhman

Teman Ahok mengundang politikus Partai Gerakan Indonsia Raya (Gerindra) Habiburokhman untuk ikut hadir dalam mem-verifikasi KTP dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Sayangnya, Habiburokhman tidak berani menghadiri undangan tersebut dan justru mengatakan bahwa waktunya terlalu berharga untuk ikut acara tersebut.

“Waktu saya terlalu berharga untuk menghadiri acara tersebut. Ini bentuk kampanye terselubung untuk mendukung rencana judicial review mereka terhadap Pasal 48 UU Pilkada baru yang mengatur verifikasi faktual dilakukan dengan metode sensus dengan menemui langsung setiap pendukung calon yang menyerahkan KTP-nya,” papar Habiburokhman via akun Twitter yang dipantau Selasa (28/06/2016).

Baca:   Agus Akan Beri Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 1 Miliar ke Tiap RW, Begini Sindiran Halus Ahok

Menurut Ketua Bidang Advokasi DPP Gerindra tersebut, metode yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) jauh lebih akurat daripada yang diinginkan Teman Ahok, yakni verifikasi dengan cara survei acak. Lebih lanjut, pria yang berjanji akan terjun dari Monas jika Teman Ahok kumpulkan sejuta KTP sah ini menyarankan supaya mereka membuat kontrak politik terlebih dahulu dengan Basuki Tjahaja Purnama untuk maju independen pada Pilkaa DKI 2017 mendatang.

Baca:   Bingung, Ahok Pilih PDI-P Atau Teman Ahok? Hanya Dia Yang Tahu

“Saya khawatir jangan-jangan Ahok lebih tidak yakin dengan klaim KTP 1 juta tersebut daripada saya. Inikasinya Ahok masih terlihat sangat berharap didukung oleh parpol,” katanya.