Duh! Pramugari Cantik Kirim Foto Bugil ke Pacar, Ternyata PRT, Tertipu Deh…

pramugari-plus-plus

Malang benar nasib pramugari cantik Deasy Agustiningsih (DA). Ia menjadi korban penipuan oleh ‘pacarnya’ sendiri melalui media sosial yang ternyata adalah seorang PRT di Surabaya bernama Ulfa binti Bejo (27). Awal mula penipuan menimpa pramugari cantik Deasy saat keduanya berkenalan dengan Ulfa di media sosial Instagram. Mmmm…lagian terlalu mudah percaya sama foto di media sosial sih!

Saat itu Ulfa menggunakan nama palsu dan mengaku sebagai Noval Haksara. Ulfa yang hanya lulusan sekolah dasar (SD) memasang foto cowok ganteng untuk memikat hati si pramugari cantik. Akal bulus PRT Ulfa berhasil. Ulfa sukses membuat Deasy klepek-klepek hingga akhirnya keduanya pacaran. Mereka saling berkirim foto hot di media sosial dan WhatsApp (WA).

Baca:   Wanita Ini Tipu Ratusan Jemaah Haji dan Sering Pindah Kantor

Ulfa meminta Deasy untuk berfoto dengan pose yang seksi dan hot. Bahkan, ada beberapa foto lain yang menggambarkan Deasy sedang tanpa busana alias bugil. Setelah mendapatkan foto bugil pramugari cantik, Ulfa lantas memeras korban. Ulfa meminta uang Rp10 juta. Deasy memenuhi permintaan pelaku karena takut foto bugilnya disebar, demikian dilansir laman Pojoksatu.id, Rabu (8/6/2016).

Belum cukup seminggu, pelaku kembali meminta uang Rp 24 juta. Kali ini korban tidak lagi mememnuhi permintaan pelaku. Korban lantas melaporkan pemerasan tersebut kepada polisi. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan menangkap gadis bertubuh gempal itu di rumah kosnya di kawasan Jalan Siwalankerto Surabaya, Selasa (7/6/2016).

Baca:   4 Kisah Ibu Guru Bersetubuh Dengan Anak Dibawah Umur Hingga Hamil

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, dalam melakukan pemerasan gadis asal Dusun Donggi, Kabupaten Bojonegoro ini membuat akun media sosial instagram palsu yang seakan-akan akun milik kekasih korban dengan nama Noval Haksara. “Tersangka melakukan kejahatan ini setelah belajar di internet dan lewat berita di internet inilah tersangka kemudian mencobanya,” ujar Shinto.

Polisi menyita dua lembar surat cinta dan dua buah telepon genggam dari tangan tersangka. Pelaku yang kini mendekam di dalam tahanan Polrestabes Surabaya, terancam hukuman lima tahun penjara.

Leave your vote

points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…