Elektabilitas Ahok Masih Tinggi, Tapi Bisa Berubah Karena Risma?

Ahok

Saat ini elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih sangat tinggi, bahkan Risma sekalipun sulit untuk menyusulnya. Namun, mengingat waktu Pilkada DKI yang masih sekitar 9 sampai 10 bulan lagi, Risma dinilai masih memiliki peluang untuk bisa merubah elektabilitasnya. Menurut Pengamat Politik Hanta Yuda, elektabilitas antara Ahok dan Risma masih berbeda jauh. Namun, selama masih ada rentang waktu, elektabilitas keduanya bisa saja berubah.

Baca:   Reaksi Ahok Soal Munculnya Dukungan Untuk Risma Maju di Pilkada DKI 2017

“Ini masih ada waktu kok. Walaupun dilihat dari elektabilitasnya, Pak Basuki di petahana lebih tinggi dan lebih besar. Tapi masih ada waktu 9-10 bulan lagi kok. Ditambah situasi politik kan sangat dinamis dan berubah-ubah tergantung lawannya,” kata Hanta di Jakarta, dikutip Kompas.com, Sabtu (7/5/2016).

Menurut dia, jika lawan dari Ahok bisa menonjolkan kelebihannya dengan baik dan membuat pencitraan yang baik pula maka bukan tidak mungkin akan menjadi pesaing yang kuat. Namun, Hanta menilai dari nama-nama yang beredar saat ini sebagai pesaing Ahok, masih cukup sulit untuk menaikkan elektabilitas. Dia melihat hanya Risma yang memiliki peluang kuat bersaing dengan Ahok.

Baca:   Setuju Usung Ahok-Djarot di Pilgub DKI 2017, Megawati Minta Satu Syarat Ini dari Ahok

“Risma Ada, dinamika pertarungannya ada. Dibandingkan nama lain untuk bertarung dengan Ahok,” ujar dia.