Fakta-fakta prostitusi artis yang melibatkan Nikita Mirzani dan Puty Revita

Puty-Revita-Nikita-Mirzani

Usai menangkap Nikita Mirzani dan Puty Revita, Polisi akhirnya mengungkapkan sejumlah fakta terkait dugaan keterbiatan keduanya dalam jaringan prostitusi artis. Meskipun begitu, Polisi justru menyebut bahwa Nikita Mirzani dan Puty Revita hanya sebagai korban, dilansir Pojoksatu. Apakah itu artinya keduanya tidak akan diproses lebih lanjut? Kita tunggu saja perkembangan kasus ini selanjutnya. Namun, sebelum itu, inilah fakta-fakta Nikita Mirzani dan Puty Revita terlibat jaringan prostitusi artis dengan tarif kencan Rp50 juta hingga Rp120 juta.

1. Nikita Mirzani dan Puty Revita Ngaku saat Diperiksa
Berdasarkan keterangan Nikita Mirzani dan Puty Revita saat diperiksa polisi, keduanya secara tersirat mengaku bagian dari jaringan prostitusi artis. “Ya, dengan NM (Nikita Mirzani) masuk ke dalam kasus ini artinya dia menyetujui sebagai itu (artis prostitusi). Indikasinya sudah setuju,” ujar Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Umar Surya Fana, Jumat (11/12/2015).

2. Nikita Mirzani Ditipu Biro Artis
Kuasa hukum artis Nikita Mirzani membenarkan adanya penangkapan kliennya di salah satu hotel kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam (10/12/2015). “Kami mengakui memang ada penangkapan di salah satu hotel, tapi ada yang perlu diluruskan. Saat itu Nikita ada janji bertemu dengan Cici yang merupakan seorang yang kerja di biro artis,” katanya saat berada di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/122015).

Ia menambahkan, pertemuan tersebut untuk membahas tawaran pekerjaan MC dan menyanyi dari Cici kepada Nikita. Kuasa hukum Nikita lainnya yakni Petrus Balapatyona mengatakan bahwa kliennya adalah korban penipuan yang dilakukan oleh Cici. “Di hotel Kempinsky itu niatnya memang hanya bertemu dengan Cici tapi ternyata begini jadi heboh. Bisa dikatakan Nikita ditipu ya. Dia hanya korban,” ujarnya.

3. Nikita dan Puty Jaringan Mucikari Robby Abbas (RA)
Kombes Umar mengatakan pihaknya sudah lama membidik Nikita Mirzani dan Puty Revita dalam kasus perdagangan orang. “Kasus ini sudah kita bangun sejak Agustus sebagai rangkaian dari yang ditangani Polres Jaksel terkait mucikari RA (Robby Abbas),” ujarnya. Dia menjelaskan Robby Abbas tidak berhubungan secara langsung dengan Nikita melainkan dengan dua tersangkanya, F dan O. “Artinya dia (RA) ngambilnya lewat F atau O. Sejak Agustus, si RA tidak bisa bekerja, maka posisinya diambil alih oleh O dan F,” jelasnya.

Baca:   Kumpulan Foto Nikita Mirzani Tidak Pakai Bra dan Celana Dalam

4. Nikita Mirzani dan Puty Ditangkap Tanpa Busana
Nikita Mirzani dan Puty Revita ditangkap dalam keadaan tanpa busana di hotel mewah kawasan Jakarta Pusat. Nikita Mirzani ditangkap setelah polisi menyamar sebagai pelanggan jasa esek-esek. Usai membayar uang muka, penyidik bertemu mereka, yang salah satunya Nikita di sebuah hotel kawasan HI. Tak lama bertemu, polisi pun mengamankan Nikita dalam kondisi tanpa busana. “Karena memang kami harus memenuhi unsur pasal, ya sudah dalam keadaan siap dipakai. Itu unsur yang harus kami penuhi, tapi tidak sampai terjadi apa-apa,” terang Umar.

5. Nikita Mirzani Siapkan Kondom sebelum Tempur
Salah satu barang bukti yang diamankan dalam penangkapan Nikita Mirzani di Hotel Indonesia Kempinski adalah kondom. Alat kontrasepsi itu didapat di dalam tas Nikita Mirzani.
“(Kondom) di tas Nikita, belum sempat dipakai,” ujar Umar Surya. Selain menyita kondom, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, termasuk celana dalam Nikita Mirzani.

6. Sudah Sering Dipakai Pria Hidung Belang
Nikita Mirzani dan Puty Revita diduga sudah beberapa kali melayani pria hidung belang. Hal itu terungkap dari transkrip percakapan Nikita Mirzani dengan mucikarinya. “Kalau dilihat dari transkripnya ya bukan pertama kali (melayani pelanggan),” ujar Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana. Nikita dan Puty Revita kerap meminta kepada mucikari O untuk dicarikan pelanggan. “Iya (sering) dengan NM masuk ke dalam artinya dia menyetujui. Indikasinya sudah setuju,” tambah Umar.

Baca:   Belum lama kenal, Samuel Rizal ngaku sudah ehem dengan Nikita Mirzani

7. Tarif Nikita Mirzani Rp50 Juta sampai Rp120 Juta.
Tarif yang dipatok Nikita Mirzani untuk sekali kencan cukup fantastis, mulai dari Rp50 juta hingga Rp120 juta. “Terendah Rp50 juta, tertinggi Rp120 juta. Short time, 3 jam,” ujar Kasubdit III Tipidum Komisaris Umar Fana.

8. Mucikari Nikita Mirzani dan Puty 2 Orang
Selain mengamankan Nikita Mirzani dan Puty Revita, polisi juga menangkap 2 mucikari artis tersebut. “Tersangka O dan F ditangkap di tempat sama, di hotel di kawasan HI,” ujar Umar Surya. O dan F dijerat pasal 2 Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau UU 21/2007. Sedangkan Nikita Mirzani dan Puty Revita tak ditahan karena dianggap hanya korban.

9. Pelanggan Nikita dan Puty, dari Pejabat hingga Pengusaha
Pelanggan Nikita Mirzani dan Puty Revita berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, pengusaha, warga negara asing, hingga tokoh masyarakat. “Ya ada lah (public figure jadi konsumen). Ya sekarang Rp 50 juta sampai Rp 120 juta rasanya orang-orang tertentu, menengah ke atas,” jelas Umar. “Dari data yang kita dapat, di HP itu ada foto-foto pemakai pun ada di situ sebagian, pejabat-pejabat, pejabat perusahaan, kita juga sedang dalami foto-foto tersebut,” tambah Umar.

10. Nikita Mirzani Janjian Ketemu Ahmad Dhani sebelum Ditangkap
Nikita Mirzani dan musisi Ahmad Dhani janjian ketemu di Hotel Kempinsky (Hotel Indonesia), Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015) malam. Di hotel inilah Nikita Mirzani dan artis PR (PR (Puty Revita) ditangkap. “Dia (Ahmad Dhani) memang ada janji sama Nikita semalam (Kamis malam). Mau ngobrolin pekerjaan bareng,” ujar pengacara Ahmad Dhani, Ramdan Alamsyah.