Foto hot Ketua DPRD dan guru SMKN di hotel bikin heboh

Foto-hot-Ketua-DPRD

Foto panas seorang Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot bersama guru SMKN beredar luas. Gara-gara foto itu pun, kini Matrinus harus berurusan dengan Bada Kehormatan. Foto Martinus dan guru SMK tersebut diunggah di Facebook pada 12 Februari 2016 lalu. Foto itu menjadi topik perbincangan karena diambil dalam kamar hotel dan sprei dalam foto tersebut terlihat kusut.

Yang lebih miris, tangan Martinus tengah berada di pundak wanita berinisial PL. Padahal, PL bukanlah istri Martinus. PL merupakan guru SMKN 2 Bengkayang. Alhasil, tindakan KJ mengunggah foto mesra tersebut membuat keluarga PL berang. Mereka tidak terima karena politisi PDIP itu sudah 11 kali menikah, sehingga merasa nama baik keluarga tercemar.

Baca:   Badai melanda Arab Saudi, 62 Jemaah haji tewas akibat tertimpa crane jatuh di Masjidil Haram

“Foto seorang publik figur, oknum Ketua DPRD Bengkayang di salah satu kamar hotel telah melukai hati keluarga dan tak layak dipajang. Apalagi, bukan pasangan suami istri yang sah. Sudah jelas, jika berada di kamar hotel berduaan ada kemungkinan terjadi hal negatif,” ucap Martins Ujang, salah satu keluarga PL, seperti dilansir Rakyat Kalbar, Jumat (11/3/2016).

Sudah 11 kali menikah, Martinus dikira hypersex

Ketua DPRD Bengkayang, Martinus Kajot benar-benar pria flamboyan. Pria ini sudah 11 kali naik pelaminan dengan wanita berbeda. Sayangnya, semua pernikahan itu selalu kandas di tengah jalan. Hobinya menikah tentu sempat menimbulkan kabar tak sedap. Salah satunya ialah anggapan bahwa Martinus hypersex. Namun, Martinus langsung membantahnya.

Baca:   Parah! Pria Cabul Ini Tiduri Bibinya di Depan Paman

“Saya tidak hypersex, normal biasa saja. Sehari saat bersama bisa antara satu sampai tiga kali. Karena kan kami jarang berkumpul tiap hari,” ujar Kajot, dikutip oleh Pojoksatu.id, Sabtu (12/3/2016) kemarin. Dia mengakui, semua istrinya memiliki pelayanan yang memuaskan di atas ranjang. Karena itu, Martinus heran ketika semua biduk rumah tangganya selalu karam.

“Jika selama ini ada anggapan saya selalu suka cerai dan menikah, itu karena mantan istri yang pergi. Bukan karena saya ceraikan,” tambah pria 43 tahun tersebut.