Gempar! Kopi Sianida Kembali Makan Korban Shendy dan Sanusi, Terinspirasi Kopi Maut Jessica?

ilustrasi-kopi-korban-sianida

Publik kembali dibuat geger oleh sajian kopi siandia yang kembali makan korban yakni Shendy Eko Budianto (27) dan Ahmad Sanusi (20), warga Depok Jawa Barat. Shendy dan Sanusi tewas setelah meminum kopi sianida yang disuguhkan Anton Hardianto alias Aji (34). Diduga, Anton menggunakan racun sianida untuk membunuh Shendy dan Sanusi karena terinspirasi kopi maut Jessica.

Seperti diketahui, kasus fenomenal kopi bersianida yang menewaskan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso hingga saat ini masih menjadi perhatian publik. Kasus tersebut masih disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Cara Jessica yang dituduh membunuh Mirna dengan kopi bersianida, mirip dengan cara Anton menghabisi nyawa Shendy dan Sanusi.

Anton menyuguhkan kopi yang sudah dicampur Pottasium Cyanide (Sianida) kepada Shendy dan Sanusi. Hanya dalam hitungan menit, Shendy dan Sanusi pun meregang nyawa. Kapolresta Depok, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, penyidik sudah melakukan penggeledahan di kediaman Anton, sebuah bedeng kecil di bilangan RW21, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

Baca:   Ahok: Foke lulusan Jerman dan ahlinya, Jokowi cuma modal he...he...he...

Saat penggeledahan, polisi menemukan beberapa barang klenik, seperti keris, pedang, jimat, bulu macan, sampai emas batangan palsu. Anton merupakan pemimpin dari sebuah kelompok bernama Padepokan Satrio Aji Danurwenda. Shendy dan Sanusi merupakan pengikutnya. Selain Shendy dan Sanusi, Anton memiliki jumlah anggota yang cukup banyak yang direkrut lewat jejaring media sosial Facebook. Jumlahnya mencapai ratusan orang.

Kepada setiap pengikutnya, Anton mengaku bisa melakukan sejumlah hal-hal metafisika. Salah satunya penggandaan emas. Tentunya Anton meminta mahar. Uang pastinya. Ini yang lantas menjadi asal mula pembunuhan Shendy dan Sanusi. Pada Jumat (30/9/2016), Anton mengajak Shendy dan Sanusi pergi ke wilayah Karawaci, Tangerang.

Mereka ingin menemui pembeli batangan kuningan sari milik Anton. Ketiganya pergi dengan mobil Toyota Avanza bernopol B 2963 TFT warna putih milik Sanusi. “Di sana mereka tidak berhasil menemui pembeli yang dimaksud,” ungkap Harry kepada Radar Depok, dikutip Rabu (5/10/2016). Setelah itu, mereka meluncur ke kediaman Suryono, paman dari Anton. Adapun rumah Suryono dengan bedeng milik Anton hanya berjarak beberapa meter saja.

Baca:   Terungkap, Jessica ternyata pernah WA Mirna minta cium

Shendy dan Sanusi menunggu di mobil, sementara Anton menumpang mandi. Beberapa menit berselang, Anton menghampiri dengan sudah menenteng botol plastik berisi air panas yang telah dicampur sianida. Mereka lalu pergi kembali. Ketiganya menuju ke sebuah lahan kosong di Jalan KSU, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya.

“Di tempat itu, diduga korban ingin melakukan penarikan metafisika berupa emas batangan. Tersangka ini juga ingin meminta sejumlah mahar. Dan mobil korban ini yang ia inginkan,” ucap Harry.

Anton kemudian menyeduhkan dua gelas kopi panas, menggunakan air yang tadi dipersiapkan. Anton kemudian meminta agar kedua korban meminum kopi, lantaran akan segera pergi ke tempat lain lagi. “Cepetan diminum biar bisa langsung jalan lagi,” beber Harry menirukan pernyataan Anton. Baru satu menit usai meminum kopi, Shendy dan Sanusi langsung mual-mual dan muntah. Sesak nafas juga.

Tak lama berselang, Shendy dan Sanusi langsung terkapar dan menghembuskan nafas terakhir.